Scroll to Top

Hati-Hati, Obat Sering Dikira Permen oleh Anak-Anak

By Ilham Choirul / Published on Friday, 02 Dec 2011

obat

Jangan asal menaruh obat. Dengan berbagai bentuk warna-warni, obat dapat mengecoh anak-anak untuk memasukkannya ke mulut. Mereka tidak mau tahu itu obat atau permen. Maka, sebelum sesuatu yang fatal terjadi, segera singkirkan obat dari jangkauan anak-anak.

Seorang anak berusia 12 tahun, Casey Gittelman, mempresentasikan temuannya pada sebuah forum American Academy of Pediatrics di Boston. Menurut penelitiannya, banyak anak-anak — dan bahkan orang dewasa — tidak mampu membedakan obat dan permen.

Sebuah langkah dilakukan Gittlemen dengan menyampur berbagai bentuk obat dan permen ke dalam suatu tempat. Sebanyak 30 anak-anak TK dan 30 guru TK diminta untuk melilah antara obat dan permen. Anak-anak ternyata banyak yang kebingungan. Ini hal yang wajar. Yang agak mencengangkan, sebagian dari guru juga ada yang salah menerka kedua jenis benda itu.

“Obat yang sering keliru dengan permen biasanya¬† berbentuk bulat dan mengkilap,” kata Gittleman.

Obat bulat tersebut sering tanpa tanda seperti halnya sebuah permen. Inilah yang cukup mengecoh. Kalau sampai tertelan oleh anak-anak tentu saja membahayakan kesehatan dan nyawanya. Menurut American Association of Poison Control Centers, AS, jumlah anak yang salah telan obat meningkat. Dari rentang 2001-2008 peningkatannya mencapai 30 persen.

Dalam berbagai kasus keracunan obat, biasanya obat bersalut gula cukup mengecoh anak-anak. Rasanya yang yang manis menggodanya untuk terus menelannya. Jenis obat yang salah telan tersebut kebanyakan terdiri dari obat analgesik, jantung, diabetes, flu, aspirin, obat tidur, dan asetaminofen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda