Scroll to Top

Review Matchday Pertama ISL: Banjir Gol, PSPS Pemuncak Klasemen

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 01 Dec 2011

Petang ini, ada empat laga yang digelar untuk membuka kompetisi “ilegal”, Indonesian Super League.

Tak seperti ancaman PSSI beberapa hari ini yang menyebutkan akan ada pelarangan dari kepolisian terhadap laga-laga ini, 4 pertandingan berjalan mulus. Bahkan, dipastikan memuaskan penonton karena banjir gol tercipta.

ISL

Persija Miskin Gol

Laga Persija Jakarta versi ISL menghadapi Deltras Sidoarjo menjadi laga paling miskin gol. Bertanding di Gelora Bung Karno, Persija kesulitan membobol pertahanan rapat tamunya.

Sempat bermain imbang 0-0 di babak pertama, kebuntuan pecah di menit 61. Adalah Rahmat Affandi yang membuat Macan Kemayoran memetik tiga angka. Tandukannya menyambut umpan Ramdani Lestaluhu menjadi penghibur Jak Mania yang masih sakit hati karena muncul Persija versi IPL.

Juara Bertahan Ditahan Imbang

Di Jayapura, juara bertahan Persipura tak mampu memetik kemenangan. Unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir, Mutiara Hitam mesti berbagi angka 3-3 dengan Beruang Madu, Persiba Balikpapan.

Boaz Sollosa sempat menghidupkan keriuhan stadion Mandala di menit 30. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti gagal diselamatkan salah satu kiper timnas, I Made Wirawan.

Persiba langsung menyengat tiga menit berselang. Tandukan Rachmat Latief sukses menaklukkan kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon.

Alberto Goncalvez atau Beto, penyerang yang sempat hijrah dari tanah Papua, menandai laga come backnya dengan sebuah gol menjelang babak pertama berakhir. Sempat gagal menjadi algojo penalti di menit 38, Beto membayarnya pada menit 44.

Di babak kedua, Ahmad Sembiring, mantan pemain Arema Indonesia, menyamakan kedudukan pada menit 64. Persipura yang terus menyerang, akhirnya memetik gol lagi. Kali ini si boncel Lukas Mandowen yang membobol gawang I Made Wirawan di menit 83.

Kemenangan yang sudah di ujung mata, buyar seketika di injury time. Tidak salah kalau Persiba memakai jasa Kenji Adachihara. Musim lalu, ia adalah sosok yang membuat Bontang FC tetap dihormati meski berada di dasar klasemen. Kali ini, dengan sesama klub Kalimantan, Kenji mencetak gol debut sekaligus mengamankan satu angka di laga away.

PSPS Memuncaki Klasemen

Kejutan justru datang dari laga PSPS melawan Persidafon. Klub asal Pekanbaru mampu mencetak 4 gol ke gawang Wakil Papua.
Anak asuh Mundari Karya unggul lebih dahulu lewat M. Isnaini di menit 14. Babak kedua, PSPS menggandakan keunggulan lagi-lagi melalui Isnaini.

Harapan sempat tumbuh ketika pemain legendaris Papua, Edward Ivak Dalam, mencetak gol pada menit 74. Namun, akhirnya sang klub promosi yang menyempal dari Indonesian Premier League tak bisa membendung ketajaman Askar Bertuah. Zainal Arif dan Herman Dzumafo mencetak gol dan mengerek klub ini ke puncak klasemen sementara ISL.

Lebih Produktif Daripada IPL

Satu pertandingan lain, Persiwa Wamena menewaskan sang tamu, Gresik United. Klub Jawa Timur yang masuk ke ISL karena Persiba memilih IPL ini tak kuasa menahan laju Persiwa. Sebaliknya, tuan rumah menjadi satu-satunya tim Papua yang menang dalam pertandingan pertama ISL.

Yang menarik, dalam 4 laga ISL matchday 1, terlahir 18 gol. Reratanya 4,5 gol perlaga. Jumlah yang jauh lebih baik daripada Indonesian Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda