Scroll to Top

Lionel Messi Memborong Gelar Best Striker dan Best Player LFP Awards

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 02 Dec 2011

Musim 2010/2011 bisa jadi adalah yang terbaik dalam sejarah Barcelona. Untuk kedua kalinya dalam tiga tahun, klub ini mampu mengawinkan gelar juara Liga Spanyol dan Liga Champions.

Kebahagiaan pasukan Pep Guardiola semakin lengkap semalam. Mereka menyabet tujuh dari sembilan trofi dalam LFP Awards.

Gelar pertama dari LFP untuk Barcelona adalah pelatih terbaik. Josep Guardiola yang sukses membawa klubnya mencatatkan 30 kemenangan dalam semusim atau dengan persentase 78%, sangat layak mendapatkan gelar ini.

LFP Awards Pep Guardiola

Berikutnya adalah Lionel Messi. Tukang sihir Argentina tidak hanya mencetak 31 gol. Ia mampu menyodorkan 18 assist hanya dalam 33 pertandingan. Jadilah Mesiah sebagai pemain terbaik plus penyerang terbaik di LFP Awards.

LFP Awards Lionel Messi

Keberhasilan pembinaan La Masia juga terbukti dari tiga gelar berikutnya. Xavi Hernandez mendapatkan trofi gelandang terbaik. Sementara, Andres Iniesta dinobatkan menjadi gelandang serang terbaik.

LFP Awards Xavi Hernandez

LFP Awards Andres Iniesta

Belum lengkap, Victor Valdes yang cuma terbobol 21 kali tercatat sebagai kiper terbaik. Artinya, 6 dari 7 gelar yang direbut Barcelona berasal dari produk akademi buatan mereka sendiri.

LFP Awards Victor Valdes

Satu-satunya gelar yang berasal dari pemain “asing” datang pada bek terbaik. Eric Abidal memenangkannya. Gelar ini sekaligus menunjukkan penghargaan tinggi LFP kepada Abidal yang kariernya nyaris berakhir karena tumor hati.

LFP Awards Eric Abidal

Hanya dua gelar yang tidak diambil El Barca. Pertama, Revelation Player yang setara dengan pendatang baru terbaik. Gelar ini dimenangi oleh Iker Muniain, yang juga jebolan akademi Athletic Bilbao.

Kedua, BBVA Fair Play award. Gelar ini jatuh ke tangan Alberto Rivera, gelandang Sporting Gijon.

Penghargaan untuk Segunda Division

Distribusi gelar di Segunda Division lebih merata. Pepe Mel, pelatih yang membawa Real Betis menjadi juara musim 2010/2011, terbilih sebagai pelatih terbaik.

Achille Emana, mantan gelandang serang mereka musim tersebut, didapuk sebagai pemain terbaik. Emana yang sekarang berkostum Al-Hilal, tampil kesetanan sepanjang musim lalu. Bersama penyerang Rubén Castro dan Jorge Molina, trio ini mampu mengemas lebih dari 50 gol di Segunda Division.

Sementara itu, Ruben Castro sang rekan di lini depan, mendapatkan gelar penyerang terbaik Segunda Division. Sepanjang musim lalu, ia mampu mengemas 25 gol, 4 di antaranya dari titik putih.

Granada, yang musim ini begitu sedikit mencetak gol, sangat digdaya pula di Segunda Division musim lalu. Kiper mereka, Roberto, menjadi kiper terbaik.

Sementara, Mikel Rico dan Dani Benitez, duo pengatur lini tengah, sama-sama mendapatkan gelar. Rico menjadi gelandang terbaik sedangkan Dani Benitez menerima penghargaan gelandang serang terbaik Segunda Division.

Marc Bartra, pemain Barcelona B, mengusung piala pemain muda terbaik (Revelation Player). Ia membawa Barcelona B duduk di peringkat ketiga Segunda Division. Namun, seperti yang sudah-sudah, Barcelona B tak mungkin masuk Primera Division karena tim utama mereka berada di sana.

LFP Awards Marc Bartra

Gelar lain adalah bek terbaik yang didapatkan oleh Coke. Pemain yang sekarang berkostum Sevilla ini musim lalu sukses membuat Rayo Vallecano menjadi tim dengan pertahanan terbaik. Bersama Coke, Rayo cuma terbobol 42 gol dari 42 penampilan.

Gelar terakhir adalah Fair Play Award yang diperoleh Michel, gelandang Rayo Vallecano.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda