Scroll to Top

Jose Mourinho: Rock Star of The Year Versi Rolling Stone Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 02 Dec 2011

Di lapangan, ia dibenci oleh semua musuh klub yang diasuhnya. Ya, Jose Mourinho yang pernah disebut sebagai musuh dunia sepakbola, sering mengeluarkan pernyataan dan tindakan kontroversial.

Jose Mourinho Rolling Stone

Apalagi sepanjang tahun 2011 ini. Lihat saja bagaimana ia menggerakkan dunia setelah kekalahan Real Madrid dalam laga El Clasico di Liga Champions. Mourinho menyebut, hasil tersebut adalah Skandal Bernabeu. Ia memberi sinyal bahwa UEFA ada main dengan Barcelona.

Komentar Mourinho itu menggiring semua orang berargumen. Banyak yang kemudian terpancing dan menahbiskan duel Real Madrid vs Barcelona sebagai duel “kejahatan” vs “kebaikan”.

Kebetulan, karakter Jose Mourinho yang meledak-ledak dan CR7 yang sering jatuh hanya oleh angin diperbandingkan dengan gaya kalem Josep Guardiola dan sikap rendah hati Lionel Messi.

Suka tidak suka, The Special One telah mengubah sepakbola sebagai ajang yang lebih menarik. Orang tidak hanya datang untuk menonton bagaimana cara sebuah klub memenangi pertandingan. Ada sentuhan-sentuhan khusus yang membuat sepakbola, terutama aksi Real Madrid, bagaikan drama kehidupan.

Anda mungkin mencacinya ketika tampil superdefensif menghadapi Barcelona musim lalu. Namun, lihatlah Real Madrid saat ini. Mengemas 46 gol, mereka adalah klub tersubur di daratan Eropa.

Anda mungkin pula menyalahkan sikap “kekanak-kanakan” Jose Mourinho. Namun, tidak ada yang mengetahui betapa baiknya Mou kepada anak asuhnya sendiri. Wajar kalau segenap pemainnya, saat di Porto, Chelsea, Internazionale, dan Real Madrid, seolah rela mati demi The Special One.

Atas alasan kecerdasan Mourinho membawa kesegaran baru dalam olahraga terfavorit di dunia inilah wajahnya dipilih untuk tampil di kover majalah Rolling Stone Spanyol Desember 2011. Tak tanggung-tanggung, Rolling Stone menyebutkan The Special One sebagai Rock Star of The Year.

Rolling Stone menyebutkan, Mourinho tampil dengan gaya Machiavellian yang mampu “menggusarkan” semua orang. Ya, semua orang sering menilai Niccolo Machiavelli sebagai penggagas kediktatoran terkejam dunia dan gaya Mou disetarakan dengannya.

Majalah musik ternama itu menyebutkan, sikap Jose Mourinho yang menantang, ucapan kontroversial, kecerdasan yang kadang terlalu nakal, dan gaya kontroversial, membuat The Special One layak tampil dalam kover terbaru mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda