Scroll to Top

Julia Arshavin: Pasangan Kumpul Kebo Andrei Arshavin

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 03 Dec 2011

Musim panas 2003 tidak akan dilupakan oleh Andrei Arshavin. Gelandang timnas Rusia dan Arsenal ini bertemu dengan sosok pasangannya kelak, dalam keadaan aneh.

Betapa tidak, Julia sang kekasih, tidak tahu menahu tentang Arshavin. Padahal, masa-masa itu, Arshavin sudah menjadi tulang punggung Zenit St. Petersburg, salah satu klub papan atas Rusia.

Yulia Arshavin 4

Ketika hubungan mereka semakin mesra, sebuah keputusan pun tercetus. Andrei-Julia Arshavin tidak menikah meski tinggal bersama.

Dari kebersamaan mereka, lahirlah Artem, bayi laki-laki pada 7 Desember 2005. Selang 2 tahun lebih sedikit, bayi perempuan bernama Yana, lahir pada 3 April 2008. Lengkaplah sudah keluarga Arshavin yang “kurang lengkap” ini.

Seiring dengan kelahiran sang anak kedua, rezeki Arshavin bertambah. Ia dikontrak oleh Arsenal sejak Januari 2009. Transfer Arshavin dari Zenit sendiri tidak berjalan mulus. Ia membutuhkan waktu melebihi detik terakhir untuk memastikan masuk ke Emirates Stadium.

Keadaan bertambah buruk ketika Julia menolak migrasi sang suami ke London. Hanya beberapa hari, Julia langsung homesick dan menuduh yang tidak-tidak kepada para penghuni ibukota Inggris.

Julia menyebut, warga kota London sangat kotor dan berantakan sesuai dengan kota yang tak kalah buruk. Bahkan, ia menyebut wanita London tak peduli tentang diri mereka sendiri. Tak puas, Julia juga menyembur makanan Inggris yang dilabelinya menjijikkan dan harganya tidak sesuai dengan kualitas.

Kini, setelah 3,5 musim sang suami merumput di Arsenal, Julia mesti menelan semua ucapannya tadi. Bahkan, ia dan Arshavin dijuluki David-Victoria Beckhamnya Rusia.

Trivia

  • Julia sangat menyukai tenis dan pemain favoritnya adalah Marat Safin. Ia yakin bahwa Andrei Arshavin dan sang idola memiliki kemiripan dalam banyak hal.
  • Julia yang mantan penyiar radio terbiasa memilihkan pakaian untuk sang suami pasangan kemana pun Arshavin pergi.
  • Andrei Arshavin pernah berkomentar tentang wanita idamannya, “Saya menyukai gadis langsing dengan “tubuh bagian belakang” yang tak terlalu besar. Saya tidak terlalu memperhatikan payudaranya jika ada perempuan seperti itu. Lebih jauh, yang paling penting adalah gaya dan perilakunya.” Dan, rujukan Arshavin ini siapa lagi kalau bukan sang pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda