Scroll to Top

Granada: Klub Kejutan Paling Miskin Gol di La Liga

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 05 Dec 2011

Apa yang Anda harapkan dari sebuah tim yang baru mencetak 7 gol dalam 13 pertandingan? Apa pula yang bisa diminta dari sebuah klub promosi yang para penyerangnya hingga 13 laga, masing-masing baru mencetak 1 gol?

Granada CF

Jika pertanyaan ini diajukan kepada Granada, klub promosi La Liga musim ini, jawabannya adalah rekor 1,5 bulan tak terkalahkan. Ya, perjalanan klub kloning Udinese musim ini memang menarik.

Mereka adalah klub paling tidak produktif di La Liga. Namun, di sisi lain, pertahanan mereka adalah salah satu yang terbaik. Granada cuma kalah dari Barcelona (terbobol 7 gol), Real Madrid, dan Sevilla (10 gol). Dengan cuma kemasukan 12 gol, Granada melanjutkan catatan apik mereka musim lalu.

Ketika masih berada di Segunda Division, Granada cuma terbobol 47 kali dalam 42 pertandingan. Klub berjuluk Rojiblancos horizontales menjadi salah satu klub dengan pertahanan terbaik.

Bahkan, kiper mereka, Roberto Fernández, dipilih sebagai peraih LFP Award untuk kategori kiper terbaik.

Musim ini, di samping ketangguhan pertahanan Granada berlanjut, keberuntungan pun terus hinggap kepada mereka. Tengoklah catatan perjalanan di Primera Division. Granada tak bisa mencetak gol dalam 8 dari 13 pertandingan. Meskipun demikian, mereka sudah lama tak menyentuh kekalahan.

Laga ketat menghadapi Barcelona pada 25 Oktober kemarin menjadi satu-satunya kegagalan Rojiblancos horizontales merebut minimal 1 angka.

Bahkan, dalam empat pertandingan terakhir, Granada mengemas 3 kemenangan dan sekali seri. Rekor ini bisa bertambah seandainya mereka menyelesaikan laga menghadapi Real Mallorca.

Pertandingan yang terhenti karena asisten wasit terkena lemparan payung ini akan dilanjutkan pada Kamis, 8 Desember mendatang. Granada sudah unggul 2-1 dan siap mempertahankan skor.

Terakhir, Granada mampu mengatasi perlawanan tim juru kunci, Real Zaragoza 1-0. Dengan hasil ini, mereka yang sebelumnya berkubang di posisi rawan degradasi, melesat ke peringkat 12.

Dari ketiga tim promosi, yaitu Granada, Rayo Vallecano, dan Real Betis, memang Granada bukan yang terbaik. Merek kalah satu angka dari Rayo yang sudah bermain 15 kali. Namun, jika dilihat dari empat hingga lima laga terakhir, Granada bukan tidak mungkin akan meraih gelar tak resmi tim promosi terbaik musim ini.

Sebuah klub yang tak memiliki penyerang haus gol, tapi mampu meraih 4 kemenangan. Siapa yang bisa meremehkan wakil Andalusia ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda