Scroll to Top

Dirut RIM Indonesia Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan Peluncuran BlackBerry

By Ivan Azzam / Published on Monday, 05 Dec 2011

Kita tahu bahwa smartphone BlackBerry adalah salah satu gadget terpopuler di Indonesia. Namun disayangkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap BlackBerry terkesan berlebihan. Lihat saja pada salah satu event peluncuran BlackBerry terbaru yaitu BlackBerry Bold 9790 atau Bellagio beberapa hari lalu yang berakhir rusuh, dan kini, ada kabar terbaru mengenai hal yang berkaitan dengan kerusuhan tersebut.

Research In Motion

Polri menetapkan beberapa petinggi dari RIM Indonesia untuk dipanggil dan akan diinvestigasi mengenai kerusuhan tersebut.

Direktur Utama RIM Indonesia, Andrew Cobham yang akan memenuhi panggilan tersebut untuk berbicara dengan kepolisian mengenai kerusuhan tersebut dimana sekitar 3.000 orang yang mengantri untuk BlackBerry 9790 yang dirilis di Jakarta untuk pertama kalinya di dunia.

Nasib dari Cobham masih belum jelas sebenarnya, namun jika dia terbukti bertanggungjawab dalam kerusuhan tersebut, akan dikenai hukuman hingga 9 bulan.

Penyebab utama kerusuhan ini adalah, adanya perubahan aturan tiba-tiba saat event dari pihak RIM, dimana tadinya pihak RIM menyatakan bahwa 1.000 konsumen pertama akan mendapat diskon besar, dan peluncuran pertama ini harusnya bisa diantisipasi  RIM karena akan menarik perhatian banyak orang. RIM mengatakan bahwa untuk membeli BB terbaru itu, maka pelanggan harus memiliki gelang merah khusus namun di tengah event RIM malahan mengabaikannya tanpa memberitahu pelanggan yang sudah mengantri, akibatnya saat beberapa orang melihat ada yang bisa membeli smartphone tersebut tanpa gelang merah khusus menjadi marah.

4 pihak yang ditetapkan hingga saat ini adalah Direktur Utama RIM Indonesia, Kepala Keamanan Pacific Place, Event Organizer, dan Konsultan Keamanan RIM. (via TheNextWeb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda