Scroll to Top

Grup E-H Liga Champions: Mengejar Tiga Tiket Sisa

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 06 Dec 2011

Pergulatan di Grup E, F, G, dan H Liga Champions musim 2011/2012 memang tidak seketat perseteruan empat grup lain (A, B, C, dan D).

Dari 8 tiket babak 16 besar, laga Rabu dini hari hanya menyisakan 3 di antaranya. Namun, bukan berarti tidak akan ada duel seru. Klub-klub yang memastikan diri tersingkir dari perdelapan final, mengarahkan sasaran pada tiket masuk Europa League.

Grup E: Persaingan Ketat Valencia dan Chelsea

Tidak ada yang menyangka Bayer Leverkusen, tim yang dibekap Chelsea 2-0 di Stamfod Bridge pada matchday 1, akan melenggang mulus dari babak 32 besar. Sementara, Leverkusen berada di puncak klasemen Grup E dengan 9 poin. Siapa pun pemenang duel Valencia-Chelsea, Michael Ballack dkk. tetap akan lolos, dengan predikat juara atau runner-up grup.

Sementara Stamford Bridge akan menghasilkan air mata salah satu pihak yang berseteru, Leverkusen akan bertolak ke kandang Racing Genk. Klub asal Belgia ini belum juga memetik kemenangan dalam 5 laga.

Belum lagi rekor gol mereka yang cuma memasukkan 1 gol dan kebobolan 15 kali. Genk yang bisa memetik 2 hasil seri dalam 2 laga kandang —2 poin mereka di grup sejauh ini— tentu tak akan membebaskan Leverkusen.

Grup F: Peluang Besar Olympique Marseille

Arsenal sang pemuncak Grup F, dipastikan sangat santai dalam matchday 6. Mereka sudah lolos dan memastikan diri sebagai juara grup. Bertandang ke Olympiakos, Arsene Wenger bisa mencoba pemain alternatif jika ia ingin hal tersebut.

Sementara, Juergen Klopp yang mengurus pasukan muda Borussia Dortmund, kemungkinan tak terlalu ambil pusing dengan laga menghadapi Marseille. Dortmund ditargetkan menang 4-0 agar mampu lolos. Dengan syarat, Arsenal menang atas Olympiakos.

Mario Goetze dkk. bisa jadi lebih dipersiapkan untuk liga domestik. Saat ini, Dortmund tengah menguasai Bundesliga dan berharap mampu meraih gelar kedua dalam dua tahun terakhir sekaligus mengakhiri dominasi Bayern Muenchen di kompetisi domestik.

Grup G: Menyelamatkan Nama Besar Porto

Di Grup G, persaingan masih sangat hangat. APOEL yang memuncaki klasemen sementara, memang sudah memastikan lolos. Namun, mereka belum aman mendapatkan predikat juara grup. Menghadapi Shakhtar Donetsk, tim terlemah di grup ini, wakil Siprus berharap banyak bisa memetik tiga angka. Apalagi, dalam dua duel sebelumnya, APOEL selalu berhasil menang dengan skor sama, 2-1 di Nicosia.

Mengingat dua lawan tadi adalah Zenit St. Petersburg dan Porto yang notabene lebih kuat, Shakhtar Donetsk bisa dijadikan santapan penutup untuk mengukir sejarah besar APOEL dan sepakbola Siprus.

Sementara itu, Porto masih membuka peluang lolos ke babak 16 besar. Namun, mereka mesti memetik kemenangan atas Zenit di Dragao, kandang sendiri. Sang pelatih, Vítor Pereira, mengaku berharap pada pendukung Porto untuk menjadi pemain ke-12 demi menaklukkan wakil Rusia.

Sementara itu, Zenit yang hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos, ingin memperbaiki rekor tak pernah menang dalam laga tandang. Dalam dua laga di Liga Champions musim ini, Zenit sekali kalah dan sekali seri.

Grup H: Hiburan untuk Viktoria Plzen

Barcelona dan AC Milan sudah sama-sama memastikan lolos sebagai juara dan runner-up grup. Laga terakhir hanyalah pemanis belaka. Barcelona menurunkan 11 pemain B mereka untuk menghadang juara Belarusia, BATE Borisov.

Sementara, AC Milan berangkat ke Republik Ceska untuk menyelamatkan muka. Cukuplah sudah hanya Barcelona yang mampu mengoyak mereka dengan kekalahan. Luka yang sama tidak boleh ditambah oleh Viktoria Plzen yang seumur-umur baru sekarang masuk ke Liga Champions.

Viktoria Plzen sendiri tidak dalam keadaan tertekan. Mereka bisa saja melepas laga ini karena BATE Borisov, meski cuma menghadapi Barcelona B, dipastikan akan sangat beruntung jika lolos dari Camp Nou dengan satu angka saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda