Scroll to Top

Pemain Lapis Kedua Barcelona Menghabisi BATE Borisov 4-0

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 07 Dec 2011

Barcelona vs BATE (1)

Barcelona “B” yang berlaga dini hari tadi, tampil dengan 11 pemain yang rerata usianya 22,7 tahun. Tidak ada Lionel Messi, Xavi Hernandez, atau Andres Iniesta. Namun, dengan skuad “anak TK” ini Barcelona masih terlalu tangguh untuk sang tamu, BATE Borisov.

Sergi Roberto, Marc Bartra, Jonathan dos Santos, Sergi Roberto, dan Rafinha Alcantara menjadi sederetan pemain yang merasakan nikmatnya bermain di laga sekelas Liga Champions. Bahkan, jika dihitung dengan tiga pemain yang mentas dari bangku cadangan, plus Isaac Cuenca, sembilan dari 11 pemain Barcelona B yang didaftarkan Pep untuk pertandingan ini, dimainkan.

Pasukan Barcelona B yang terseok di Segunda Division, malah terlihat begitu trengginas di pertandingan tingkat Eropa. Dimotori Alcantara bersaudara (Thiago dan Rafinha) dan si anak ajaib Isaac Cuenca, peluang terus membanjir.

Setelah 35 menit menunggu, akhirnya Camp Nou bersorak. Sergi Roberto akan mengenang dini hari tadi sebagai malam paling istimewa. Thiago hendak mengumpan bola kepada Pedro. Bola menyentuh kaki pemain belakang BATE dan meluncur ke arah Sergi Roberto. Pemain Spanyol U-21 yang baru berusia 19 tahun, melesakkan gol perdana di penampilan pertama bersama Barcelona senior.

Setelah tak mampu menambah gol hingga babak pertama berakhir, anak-anak Guardiola memberi pelajaran tambahan untuk skuad juara Belarusia di paruh kedua.

Barcelona vs BATE (2)

Martin Montoya yang menerima umpan brilian Isaac Cuenca di kotak penalti, tanpa sungkan membobol gawang lawan di menit 58. Layaknya penyerang papan atas –padahal posisinya bek kanan— Montoya cuma butuh satu sentuhan untuk menggandakan kedudukan.

Cuenca tampaknya akan menjadi pesaing utama David Villa di posisi utama hingga akhir musim. Malam ini, anak kecil yang baru memulai debut di Barcelona senior musim ini, tampil digdaya. Ia menjadi arsitek gol ketiga yang dibuat oleh Pedro Rodriguez. Cuenca menyodorkan bola yang dengan mudah diselesaikan Pedro di menit 61.

Belum cukup, Cuenca kembali beraksi untuk gol pamungkas di menit 86. Ia dijatuhkan oleh Aleksandr Volodko di kotak penalti dan Pedro yang diminta menjadi algojo. Tenang dan penuh percaya diri, Pedro melesakkan gol kedua ke tengah gawang sementara kiper BATE, Aleksandr Gutor, terbang ke arah yang salah.

Dengan ball possession 70% dan melepaskan 19 tembakan, Barcelona B sangat layak memenangi laga ini. Mereka menjadi tim terproduktif di Liga Champions sejauh ini. 20 gol yang dibuat, hanya bisa terbalas dengan 4 kebobolan.

http://www.youtube.com/watch?v=YZYJ8LLC88E

Barcelona: José Manuel Pinto; Martin Montoya, Andreu Fontas, Marc Bartra, Maxwell; Thiago    , Jonathan Dos Santos (Marc Muniesa ’58), Sergi Roberto (Martí Riverola ’79); Pedro, Rafinha (Gerard Deulofeu ’70), Isaac Cuenca

BATE Borisov: Aleksandr Gutor; Marko Simic, Yegor Filipenko, Maksim Bordachev, Aleksandr Yurevich, Dzmitry Likhtarovich (Edgar Olekhnovich ’67); Aliaksandr Valadzko, Aleksandr Pavlov (Mikhail Gordejchuk ’63), Renan Bressan (Mateja Kezman ’77), Artem Kontsevoy, Dzmitry Baga

Barcelona BATE Borisov
22(9) Tembakan (Tembakan ke Gawang) 2(0)
6 Pelanggaran 16
6 Tendangan Sudut 0
3 Offsides 4
75% Ball Possession 25%
0 Kartu Kuning 1
0 Kartu Merah 0
0 Penyelamatan 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda