Scroll to Top

Chelsea vs Valencia 3-0: “Pengkhianatan” Sempurna Juan Mata

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 07 Dec 2011

Anti klimaks. Itulah perjalanan Valencia di Liga Champions musim ini. Sempat menampilkan kedigdayaan saat mencukur Racing Genk 7-0, di pertandingan terakhir Los Che takluk dari The Blues Chelsea tiga gol tanpa balas.

Dalam pertandingan hidup dan mati, sebuah tim membutuhkan gol cepat untuk menghancurkan mental lawan. Dalam laga ini, Chelsea beruntung karena dua gol cepat sebeluh setengah jam laga berjalan.

AVB menurunkan formasi yang sangat mirip dengan saat  Chelsea menekuk Newcastle 0-3. Satu-satunya pergantian adalah Raul Meireles yang mengisi posisi Didier Drogba.

Baru tiga menit, Chelsea seperti ingin mengakhiri periode buruk di Stamford Bridge. Umpan lambung Daniel Sturridge diterima Juan Manuel Mata. Mantan pemain Valencia seperti tak ragu menghadapi bekas klubnya. Mata mengirimkan bola kepada Drogba yang dengan dua sentuhan, melepaskan tendangan menyusur yang gagal dibendung Diego Alves.

Chelsea vs Valencia (1)

Drogba menjadi pahlawan Chelsea malam itu. Pada menit 22, menggiring bola di sisi kanan pertahanan Valencia, seolah tidak ada yang bisa mengganggunya. Umpan cantik Drogba mengarah pada Ramires yang memenangi duel dengan pemain belakang Valencia, Victor Ruiz. Lalu, dibiarkannya sekali lagi Diego Alves memungut bola.

Tertinggal 2-0 di kandang lawan dan mesti mencetak 3 gol jelas bukan pekerjaan mudah bagi Valencia. Meskipun mereka unggul dari segi ball possession, Kelelawar seperti tak kuasa menahan kecemerlangan lini tengah dan lini belakang The Blues. Terutama sosok Oriol Romeu, gelandang yang dibeli dari Barcelona awal musim panas ini.

AVB seolah ingin mengamankan keadaan ketika menarik Ramires dengan sosok Jon Obi Mikel yang lebih defensif. Namun nyatanya, efektivitas permainan Chelsea masih terus berlanjut.

Chelsea vs Valencia

Puncak kemenangan Chelsea lahir di menit 76. Juan Mata melengkapi “pengkhianatan”-nya malam itu dengan umpan terobosan yang diteruskan dengan sempurna oleh Drogba. 3-0, pasukan Unai Emery tak mungkin mencetak 4 gol dalam 14 menit terakhir.

Kemenangan ini penting bagi Chelsea karena untuk pertama kalinya, sejak dibungkam Arsenal 3-5, mereka mampu unggul atas tim besar di Stamford Bridge. Sebelumnya, Liverpool mempecundangi The Blues dua kali di kandang sendiri.

Selain itu, Chelsea berhak menyandang status juara grup. Mengingat, di laga lain, Bayer Leverkusen hanya bisa bermain imbang 1-1 atas tuan rumah Racing Genk.

Bagi Valencia, keadaan cukup mengenaskan. Mereka menjadi salah satu tim tersubur, dengan torehan 12 gol, yang tak bisa lolos dari babak 32 besar.

http://www.youtube.com/watch?v=k0hCOT6kOJA

Chelsea: Petr Cech, Branislav Ivanovic, John Terry, David Luiz, Ashley Cole; Oriol Romeu, Raul Meireles, Ramires (Jon Obi Mikel 65); Daniel Sturridge, Didier Drogba (Fernando Torres 77), Juan Mata (Florent Malouda 83).

Valencia: Diego Alves; Victor Ruiz, Adil Rami, Jordi Alba (Aritz Aduriz ’55), Antonio Barragan; Alberto Costa (Daniel Parejo ’76), David Albelda, Jonas, Jérémy Mathieu, Sofiane Feghouli (Pablo ’65), Roberto Soldado

Chelsea Valencia
13(6) Tembakan (Tembakan ke Gawang) 10(5)
8 Pelanggaran 11
4 Tendangan Sudut 8
1 Offsides 1
31% Ball Possession 69%
1 Kartu Kuning 1
0 Kartu Merah 0
5 Penyelamatan 3

One thought on “Chelsea vs Valencia 3-0: “Pengkhianatan” Sempurna Juan Mata”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda