Scroll to Top

Manchester United Trauma dengan Tim Berkostum Sama dengan Barcelona?

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 10 Dec 2011

Manchester United Kostum Sama

Akhir Mei 2011 menjadi hari-hari paling kelabu bagi Manchester United dan pasukan tuanya. Sir Alex Ferguson, dengan hiasan mawar di jasnya, memimpin Setan Merah untuk berlaga di final Liga Champions ketiga dalam empat musim terakhir.

Namun, lawan yang dihadapi bukanlah tim “karbitan” Chelsea. Musuh Manchester United adalah Barcelona yang sukses dengan akademi La Masia. El Barca sukses menang 3-1 atas United dan sepanjang laga, armada Fergie seperti diajari cara bermain bola oleh seorang anak muda bernama Lionel Messi.

Drama pahit itu sudah berlalu lebih dari enam bulan. Namun, luka dalam yang tergores tak bisa dilupakan oleh Setan Merah. Seolah mengalami trauma hebat, United tampil di bawah form dalam penyisihan grup Liga Champions musim ini.

Oke-oke saja jika tetangga mereka yang ribut, Manchester City, gagal lolos dari Grup A. The Citizens tidak memiliki bekal cukup berlaga di kasta tertinggi Eropa. Di hadapan mereka, juga ada raksasa Bayern Muenchen dan tim yang kesetanan ketika berada di Eropa, Napoli.

Namun, apa yang terjadi di Grup C sungguh memalukan. Lawan Fergie hanyalah Benfica dari Portugal, Otelul Galati dari Rumania, dan terakhir FC Basel dari Swiss. Orang yang tidak tahu sepakbola sekalipun, akan bertaruh Setan Merah akan melenggang mulus dari tim-tim papan tengah Eropa macam ini.

Otelul Galati sebagai tim terlemah, memang selalu bisa dikalahkan United. Namun, dua kemenangan Wayne Rooney dkk. sama sekali jauh dari kesan apik. Benfica, sang juara Grup C, hanya tertimpa sial saja ketika gagal menang di matchday 1.

Dalam laga yang didominasi klub juara tradisional Portugal itu, Setan Merah keluar dari neraka dengan skor 1-1. Di Old Trafford, ketika harapan menuju 16 besar terbuka lebar, lini belakang United keropos dan skor 2-2 bisa dipaksakan Pablo Aimar cs.

FC Basel menjadi momok paling menakutkan skuad Alex Ferguson. Mereka nyaris menang di Old Trafford kalau tidak ada gol penyama kedudukan di menit terakhir. Lalu, di St Jacobs Park, neraka menimpa Setan Merah. Mereka dipecundangi tuan rumah 2-1.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Alex Ferguson, United mesti menempuh Europa League. Fergie sendiri langsung menyebut, jatah ke ajang yang sebelumnya bernama UEFA Cup ini sebagai hukuman. Ucapan yang jelas mengundang reaksi keras UEFA, terutama sang bos, Michel Platini.

Ada satu hal menarik yang tak boleh dilupakan. Entah kebetulan atau tidak, tampaknya trauma kekalahan dari Barcelona merembes ke seluruh laga Liga Champions. Puncaknya, pada FC Basel, tim yang secara tak sengaja berkostum sama dengan Barcelona musim lalu, garis vertikal merah-biru.

Kebetulan, United sama-sama memakai kostum tandang mereka, dominan putih. Anda percaya? Lihat saja foto-foto di bawah ini.

FC Barcelona vs Manchester United

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda