Scroll to Top

Real Madrid vs Barcelona 1-3: Mimpi Buruk Santiago Bernabeu Berlanjut

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 11 Dec 2011

Ada banyak nama yang akan dikutuk Madridista sebelum tidur malam ini. Carles Puyol yang begitu disiplin mengoordinasi lini belakang Barcelona pagi ini. Xavi Hernandez yang “setengah” mencetak gol dalam pertandingan ke-600-nya.

Real Madrid 1-3 Barcelona

Pep Guardiola dengan strategi memainkan tujuh pemain bertipe “gelandang” sekaligus. Semua elemen di kubu Barcelona mengubur rekor 15 kemenangan berturut-turut mereka.

Awalnya, semua berjalan sangat lancar. Real Madrid bisa berkata, “Ini Santiago Bernabeu. Kami bisa mencetak gol kapan pun kami suka.”

Baru 21 detik berjalan, Los Blancos langsung mencetak gol. Berawal dari kesalahan fatal Victor Valdes, bola mengarah pada Karim Benzema yang langsung menyambarnya. 1-0, Real Madrid memimpin dan Barcelona tak bisa berharap start yang jauh lebih buruk daripada ini.

Kedua tim silih berganti menyerang. Barcelona memang memasang formasi 4-3-3. Namun, pada praktiknya, formasi ini begitu lentur menjadi 3-6-1 atau 3-5-2 atau bahkan 3-4-3. Kadang kala Alexis Sanchez yang juga bisa dimainkan sebagai gelandang, diletakkan di depan sementara, Dani Alves seperti biasa, akan menyisir dari sisi kiri pertahanan lawan.

Sementara, Real Madrid menggunakan trio Lassana Diarra-Xabi Alonso-Mesut Ozil dalam formasi awal. Cristiano Ronaldo berada di sayap kiri dan Angel di Maria sang raja assist ada di kanan. Di depan, Karim Benzema sendirian menjadi juru gedor dan pemancing lini belakang lawan.

Hampir 30 menit berlalu, permainan kasar dan trik licik lebih sering muncul. Baik pemain Real Madrid maupun Barcelona seperti bergantian menjadi wasit untuk mengeluarkan salah satu pasukan lawan.

Keadaan mencair ketika aksi individual Lionel Messi diteruskan oleh Alexis Sanchez. Ini adalah gol keempat Alexis hanya dalam tiga partai berturut-turut.

Babak pertama berakhir imbang, dan babak kedua mulailah prahara terjadi untuk Madrid. Xavi Hernandez melepaskan tembakan yang tak sengaja dibelokkan Marcelo ke gawang sendiri. Gol, seolah Madrid kembali ke dalam sejarah panjang tiga tahun tak pernah menang di Santiago Bernabeu atas Barcelona.

Mourinho merespons hal ini dengan mengganti Ozil dengan Kaka. Namun, playmaker berpengalaman Brazil tak cukup mampu membantu Los Blancos bangkit.  Begitu pula dengan dimasukkannya Sami Khedira untuk mengganti peran Lassana Diarra di menit 62.

Bahkan, lagi-lagi Barcelona mencetak gol. Cesc Fabregas menyelesaikan gerak cepat El Barca. Umpan panjang Dani Alves yang mengingatkan kita pada gaya mencetak gol di Liga Inggris, diakhiri dengan heading sempurna oleh Fabregas. 1-3 hanya 3 menit setelah Khedira masuk.

Pertandingan berlanjut dengan tackle-tackle kasar pemain Real Madrid yang seolah panik dengan hasil yang tidak diduga ini. Hal yang tentu saja dimanfaatkan oleh para pemain Barcelona untuk meningkatkan ketegangan lawan.

Kesialan Real Madrid bertambah ketika Gonzalo Higuain gagal menyambar tembakan Karim Benzema di gawang yang kosong melompong. Sementara, CR7 tampil di bawah performa terbaik. Dua tendangan bebasnya bahkan cuma membentur pagar betis Barcelona.

Hasil akhir 1-3 membuat Liga Spanyol semakin menarik. Saat ini, Barcelona berada di puncak klasemen. Mereka memiliki poin yang sama dengan Real Madrid. Hanya, El Barca lebih produktif dari selisih gol.

Sementara, Real Madrid masih bisa mengudeta Barcelona dari pemuncak klasemen seandainya mereka mampu memanfaatkan keunggulan satu pertandingan. Ya, Barca tercatat berlaga 16 kali sedangkan Madrid baru 15 kali.

http://www.youtube.com/watch?v=c7OExtcaU9U

Real Madrid (4-2-3-1): Iker Casillas; Sergio Ramos-Pepe-Marcelo-Fábio Coentrão; Xabi Alonso-Lassana Diarra (Sami Khedira ’62); Cristiano Ronaldo-Ángel Di María (Gonzalo Higuain ’68)-Mesut Ozil (Kaka ’58); Karim Benzema

Barcelona (4-3-3): Victor Valdés; Gerard Piqué-Carles Puyol-Eric Abidal-Dani Alves; Sergio Busquets-Andrés Iniesta (Pedro ’89), Xavi; Cesc Fábregas (Seydou Keita ’79), Lionel Messi, Alexis Sánchez (David Villa’84)

Real Madrid Barcelona
17(5) Tembakan (Tembakan ke Gawang) 12(7)
22 Pelanggaran 13
3 Tendangan Sudut 5
2 Offsides 3
38% Ball Possession 63%
4 Kartu Kuning 3
0 Kartu Merah 0
4 Penyelamatan 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda