Scroll to Top

Kemenangan El Clasico “Balas Dendam” Carles Puyol atas Jose Mourinho

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 11 Dec 2011

Siapakah pahlawan Barcelona pagi ini? Alexis Sanchez pencetak gol pertama? Xavi Hernandez yang menjadi dirigen orkestra mereka? Pep Guardiola dengan strategi luar biasa?

Carles Puyol

Lionel Messi yang mengobrak-abrik pertahanan Los Blancos? Ataukah Cesc Fabregas yang mencetak gol kunci kehancuran Real Madrid?

Semua nama itu begitu berperan penting dalam kemenangan atas sang rival abadi. Dengan 3 poin, Barcelona sementara menjadi pemuncak klasemen. Plus,melenggang ke Piala Dunia Antar Klub dengan santai.

Namun, tak salah jika kita membahas Carles Puyol. Kapten Barcelona ini adalah pemimpin sesungguhnya dalam El Clasico. Sebuah blunder fatal Victor Valdes membuahkan gol dari kaki Karim Benzema.

Ketika semua rekan tercengang dengan gol cepat itu, satu hal yang dilakukan sang kapten. Ia terus memberikan semangat kepada anak-anak muda di bawah asuhannya. Puyol bereaksi, meminta generasi terbaik La Masia untuk tetap fokus pada pertandingan hidup mati ini.

Hasilnya ampuh, Barcelona yang tertinggal 0-1, bisa memperbaiki keadaan. Selain error yang lagi-lagi dilakukan Victor Valdes dan aksi Cristiano Ronaldo yang tandukannya melebar, pertahanan Barcelona nyaris sempurna di bawah koordinasinya.

Puyol sendiri memiliki rekor unik. Kita bisa menengok kekalahan demi kekalahan yang pernah diderita Barcelona. Ternyata, dalam enam kekalahan terakhir yang diderita oleh kubu Pep Guardiola, selalu tidak ada nama Carles Puyol di sana.

Ketika Barcelona ditikam Hercules dalam pertandingan kedua La Liga musim lalu, ia mengalami cedera betis. Berikutnya, berturut-turut Real Betis, Arsenal, Real Madrid, Real Sociedad, dan terakhir Getafe, mengandaskan Barcelona kala ditinggal sang kapten utama.

Tanggal Laga Skor Cedera
11-Sep-10 Hercules (La Liga) 0 – 2 cedera betis
19-Jan-11 Real Betis (Copa del Rey) 1 – 3 cedera lutut
16-Feb-11 Arsenal (Champions) 1 – 2 cedera lutut
20-Apr-11 Real Madrid (Copa del Rey 0 – 1 hamstring
30-Apr-11 Real Sociedad (La Liga) 1 – 2 hamstring
26-Nov-11 Getafe (La Liga) 0 – 1

Pengaruh Carles Puyol di lapangan sendiri sangat luar biasa. Gerard Pique mendeskripsikannya dengan indah.

“Carles Puyol adalah orang yang ketika Anda sudah menang 3-0, dan pertandingan hanya bersisa beberapa detik, ia akan tetap mengomandoi Anda dengan lantang jika ia menganggap konsentrasi Anda menghilang.”

Sementara, rekan Puyol yang kini bermain di Segunda Division menyebutkan, “Jika tim Anda kalah 0-4 dan ada Carles Puyol, ia satu-satunya pemain yang akan menyebarkan keyakinan bahwa kami masih mampu menang.”

Xavi Hernandez menyebutkan hal serupa.

Katanya, “Puyol selalu menyampaikan pesan yang serius sekaligus optimis. Ia selalu mengingatkan kami untuk fokus dalam setiap pertandingan.”

Terakhir kali Puyol berlaga di lapangan dan Barcelona kalah adalah ketika semifinal Liga Champions 2009/2010. Kebetulan kala itu Barcelona menghadapi Internazionale yang dilatih Jose Mourinho.

Kalau kala itu Mourinho tertawa puas dengan kemenangan 3-1, kini giliran Puyol yang tersenyum nikmat untuk kemenangan timnya dengan skor terbalik 1-3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda