Scroll to Top

Penggunaan Software Bajakan Indonesian Mencapai 87%

By Joko Utomo / Published on Monday, 12 Dec 2011

software bajakanPT Microsof Indonesia terus berusaha untuk memberi pendidikan kepada masyarakat Indonesia tentang bagaimana cara pemakaian teknologi informasi dengan benar dan baik. Salah satunya adalah agar mereka tidak menggunakan software bajakan terus menerus.

Menurut kabar dari Republika yang baru saja dirilis,  Direktur SMS&P PT Microsoft Indonesia, Amalia Fahmi mengajak masyarakat untuk selalu memakai software asli.

Dalam acara Market Development Program atau MDP untuk daerah Bali serta Nusa Tenggara Amalia juga menjelaskan bahwa untuk saat ini 87% software yang beredar dan digunakan masyarakat Indonesia adalah software bajakan. Hal ini bagi Amalia sangat memprihatinkan sekali.

Dengan alasan itulah MDP yang merupakan hasil kerja sama dengan PT Metrodata E Bisnis ini tidak hanya diselenggarakan di Jakarta saja. Karena penggunaan teknologi informasi dan komputer sudah menyebar ke semua wilayah, bukan hanya terpusat di Jakarta lagi.

Selain  itu acara MDP juga bertujuan untuk mengajak masyarakat daerah agar mau berkembang dengan memanfaatkan secara maksimal penggunaan teknologi informasi yang terus berkembang. Bali dan Nusa Tenggara kali ini terpilih untuk penyelenggaraan MDP karena kedua daerah ini oleh pihak Microsoft dinilai punya potensi yang tinggi dalam penggunaan sarana teknologi Informasi.

Selain itu program ini juga untuk membuktikan keseriusan dari pihak Microsoft Indonesia untuk mendukung secara penuh bagi masyarakat terutama untuk pelaku bisnis di daerah Bali maupun Nusa Tenggara dalam memanfaatkan teknologi informasi demi kemajuan yang ingin dicapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda