Scroll to Top

Mandul di El Clasico, Cristiano Ronaldo “Tidak Layak” Mewarisi Nomor 7 Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 13 Dec 2011

4. Demikianlah rapor Cristiano Ronaldo dalam El Clasico kemarin. Ekspektasi terlalu tinggi kepada bomber internasional Portugal justru berbalik menjadi bumerang bagi Madridista.

Cristiano Ronaldo

CR7 bermain sangat buruk, membuang peluang emas, dan dianggap “menghilang” di kandang sendiri; kalah gemerlap dari Alexis Sanchez, pembelian terbaru Barcelona di musim panas ini.

CR7 adalah transformasi CR9 dua musim sebelumnya. Ia diplot untuk menggantikan peran Pangeran Bernabeu sesungguhnya, Raul Gonzales. Sebenarnya, Ronaldo telah menyalip semua catatan gol yang dibuat Raul.

CR7 melesakkan lebih dari 100 gol ketika ia baru 2,5 tahun berseragam Los Blancos. Catatan hattricknya bahkan melewati angka 10. Namun, itu hanya berlaku pada laga di luar El Clasico.

Jika dibandingkan dengan pemilik nomor 7 sebelumnya, Raul Gonzales, Ronaldo tidak ada apa-apanya untuk urusan duel Barcelona-Real Madrid.

Raul Gonzales sudah bermain dalam 37 laga El Clasico. Dari jumlah tersebut, ia mampu mengemas 15 gol atau rata-rata 0,4 gol/pertandingan. Sementara, Ronaldo baru tampil 10 kali dan mencetak 3 gol. Rerataya 0,3 gol/laga.

Kalau dilihat dari rentang menit yang dibutuhkan untuk mencetak gol, CR7 juga masih kalah jauh daripada Raul. Khusus untuk El Clasico, Sang Pangeran Bernabeu mampu mencetak sebuah gol dalam 196 menit.

Raul juga tercatat sebagai top skorer kedua El Clasico di Madrid setelah Alfredo Di Stefano (18 gol). Sementara, Ronaldo membutuhkan waktu hingga hampir 2 kali lipat, 1 gol setiap 301 menit. Jumlah 3 golnya jelas 1/5 gol Raul.

Dari segi efek gol terhadap hasil pertandingan, Ronaldo juga terpaksa gigit jari. Berkat tiga gol Raul Gonzales, Real Madrid meraih tiga kemenangan. Yang paling berkesan adalah gol di menit 12 pada 7 Mei 2008.

Berkat gol itu, Los Blancos mampu menang 4-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu. Kemenangan ini menjadi kemenangan terakhir mereka di kandang sendiri atas El Barca.

Sementara, CR7 baru sekali memberikan gol yang berefek kemenangan untuk Real Madrid. Yaitu, gol header di final Copa del Rey untuk keunggulan 1-0 di Mestalla.

Yang lebih mengherankan adalah produktivitas Ronaldo menghadapi Barcelona. Menghadapi tim lain, Ronaldo memiliki rata-rata membobol gawang lawan selama 75 menit. Bandingkan dengan catatan terhadap Barcelona yang khusus di Liga Spanyol saja (tanpa menghitung pertemuan mereka di Liga Champions, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol) mencapai rerata 366 menit. Ya, dari lima pertemuan di liga, Ronaldo cuma bisa membobol gawang Barcelona sekali.

Maka, tak salah kalau untuk urusan El Clasico, bukan yang lain, Ronaldo belum layak mewarisi nomor 7 milik Raul Gonzales.

(AS.com/Wikipedia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda