Scroll to Top

Pendiri Microsoft Buat Proyek Penerbangan Luar Angkasa

By Oktavianus Arthadiputra / Published on Thursday, 15 Dec 2011

Pendiri perusahaan Microsoft, Paul Allen, sedang merencanakan suatu proyek besar berupa membangun sebuah pesawat ruang antariksa yang bisa menggantikan pesawat ulang-alik, sehingga bisa mengangkut penumpang berbayar untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa.

pesawat ruang angkasa

Allen yang sangat menggemari dunia luar angkasa ini berharap untuk meluncurkan roket tak berawak yang dikendalikan dari sebuah pesawat ulang-alik besar, untuk menempatkan awak dari pemerintahan dan satelit komersial ke luar angkasa, dan berevolusi untuk misi perjalanan ruang angkasa berbayar bagi umum.

Inisiatif tersebut dilakukan oleh Allen, setelah beberapa bulan lalu Amerika Serikat menyatakan menghentikan program penerbangan ulang-alik yang sudah dijalani selama 30 tahun. Keputusan Amerika ini membuka kesempatan bagi perusahaan swasta untuk memasok pesawat ruang angkasa.

Roket milik Paul Allen ini dikabarkan akan menjadi pesawat ulang-alik terbesar di dunia. Pesawat tersebut akan didukung oleh enam mesin jet jumbo yang dikontruksi oleh Scaled Composites, sebuah unit dari kontraktor pertahanan Northrop Grumman Corp.

Lebar sayap pesawat berukuran sekitar 385 meter. Ukuran ini lebih besar dari lapangan sepak bola dan 70 persen lebih panjang dari sayap pesawat Boeing 747.

“Saya telah lama memimpikan untuk mengambil langkah besar dalam penerbangan ruang angkasa swasta. Agar dapat digunakan lebih fleksibel bagi orang awam yang mau melakukan perjalanan ke orbit luar angkasa,” kata Allen.

Roket akan dibuat oleh perusahaan swasta khusus untuk pesawat luar angkasa, SpaceX. Perusahaan swasta ini milik Elon Musk, miliarder yang juga dikenal sebagai pendiri PayPal. Roket dan operator tersebut akan diintegrasikan dengan penerbangan dan spesialis rudal Dynetics.

Uji penerbangan pertama direncanakan akan dilakukan pada 2015. Setahun setelah itu, penerbangan bagi para penumpang awam akan diberlakukan. Perusahaan baru yang akan menangani proyek Allen ini bernama Stratolaunch System. Perusahaan ini memiliki slogan “Any orbit. Any time”.

Allen sebagai pemilik dana tunggal untuk proyek tersebut, tidak merincikan berapa dana yang dikeluarkan untuk mewujudkan mimpinya ini. Ia hanya mengindikasikan bahwa dana yang digunakan bisa mencapai $ 200 juta atau lebih.

Jumlah ini lebih besar dari yang dihabiskannya pada 2004 lalu, saat mejadi donatur swasta pertama yang mendanai penerbangan ruang angkasa berawak. Ketika itu, ia mengeluarkan modal senilai $ 20 juta. Allen yang saat ini berusia 58 tahun merupakan salah satu pendiri Microsoft dan terdaftar dalam majalah Forbes sebagai orang terkaya peringkat 57 di dunia. Ia memiliki kekayaan sebesar $ 13,2 Bilyun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda