Scroll to Top

Ini Perbedaan On The Road dan Off The Road pada Harga Kendaraan

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 30 Apr 2016

membeli mobil

Dalam setiap penawaran kendaraan bermotor, baik mobil atau motor, akan muncul istilah on the road atau off the road dalam pelabelan harganya. Kedua istilah ini sangat penting diketahui oleh calon pembeli karena nantinya berhubungan dengan uang yang dikeluarkan untuk membeli kendaraan tersebut. Istilah tersebut memiliki makna yang berbeda.

On the road (OTR) memiliki makna bahwa harga yang ditetapkan oleh dealer sudah meliputi biaya tambahan untuk pengurusan surat-surat kendaraan yang terdiri dari STNK dan BPKB. Pembeli tidak dibebani uang tambahan lagi untuk mengurus surat-surat kendaraannya ke pihak kepolisian yang dilakukan pihak dealer. Setelah membeli, dia tinggal menunggu surat tersebut diantarkan ke rumah.

Lama pengerjaan surat ini tidak tentu. Kadang bisa sampai tiga bulan dari sejak permohonan surat kendaraan diajukan. Selama masa menunggu ini, beberapa dealer kemungkinan menyediakan nomor polisi sementara yang sifatnya legal sembari menanti plat nomor kendaraan aslinya keluar. Warna dasarnya putih seperti plat mobil dinas instansi pemerintahan. Dan, ini dapat bisa dimanfaatkan untuk melakukan reyen kendaraan.

Selanjutnya, jika harga kendaraan dikatakan off the road, maka banderol tersebut hanya untuk nilai kendaraan saja. Pembeli masih harus mengeluarkan dana untuk pengurusan surat-surat seperti STNK dan BPKB. Jadi biaya perolehan yang dibayarkan adalah harga kendaraan ditambah biaya pengurusan surat-surat.

Soal harga on the road dan off the road ini memang sebaiknya diperjelas sejak awal. Dengan begitu kedua pihak bisa saling memahami. Jika ada informasi harga kendaraan ditambahkan singkatan kata “OTR”, maka itu merujuk pada harga on the road. Untuk harga “off the road” biasanya dituliskan kalimatnya secara lengkap.

Komentar Anda