Scroll to Top

Persib Belum Terkalahkan, Arema ISL Terjerumus ke Dasar Klasemen

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 17 Dec 2011

Persib memetik hasil positif dalam laga tandang keduanya musim ini. Menghadapi Persidafon Dafonsoro, Maung Bandung bermain imbang 2-2. Dengan catatan ini, Persib belum terkalahkan dalam 4 pertandingan ISL.

Namun, jika dilihat dari caranya, Persib mungkin sedikit tak puas. Maklum, tiga angka sempat ada di dalam asa punggawa Maung Bandung hingga menit 70. Pemain veteran Eduard Ivak Dalamlah yang membuyarkan asa tersebut.

Persidafon unggul lebih dahulu melalui gol Rasmoyo pada menit 35. Persib yang dalam laga sebelumnya ditahan Deltras 0-0, tidak dapat berbuat banyak hingga 45 menit pertama selesai.

4 menit setelah kick-off kedua, Persib mendapatkan hadiah tendangan penalti akibat pelanggaran bek Persidafon, Marcelo Cirelli. Miljan Radovic yang ditunjuk sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan. Gol di menit 49, inilah gol ketiga Radovic dalam 4 pertandingan musim ini.

Persib berbalik unggul melalui kaki Muhammad Ilham. Pemain timnas ini sukses menaklukkan Jean Wilson Along, kiper Persidafon, di menit 65.

Ketika kemenangan seolah begitu dekat bagi Persib, secepat itu pula Eduard Ivak Dalam mengempaskan mimpi Maung Bandung. Golnya di menit 70 menyelamatkan satu angka di kandang sendiri.

Hasil ini membawa Persib meraih poin 8. Plus, menjadi kado tersendiri menjelang libur akhir tahun.

Sementara, bagi Persidafon, mereka belum berhasil memetik satu angka pun. Mereka meraih 3 poin, hasil dari 3 kali seri dan sekali kalah dalam 4 laga.

Arema ISL Hancur

Di pertandingan lain, Persegres sukses menekuk Arema ISL —yang notabene bukan Arema yang sebenarnya—. Persegres, transformasi Gresik United, langsung mencetak gol di menit 14. Heading Gaston Castano tak dapat dibendung sempurna oleh kiper Arema, I Ngurah Komang Arya. Di sanalah Marwan Sayedeh sukses membobol gawang Arema.

Persegres Joko Samudra semakin melenggang di menit 35. James Koko Lomell lolos dari hadangan lini belakang Arema dan menggandakan keunggulan.

Kesialan Arema dalam pertandingan ini cukup nyata. Berkali-kali Singo Edan mendapatkan peluang, dan berkali-kali pula lini depan yang dimotori Marcio Souza gagal menaklukkan kiper tuan rumah.

Alhasil, Persegres yang dalam dua laga awal selalu kalah, meneruskan tradisi klub-klub ISL: (hanya) jago kandang dengan dua kemenangan beruntun. Sebaliknya, Arema kalah untuk ketiga kalinya berada di dasar klasemen, peringkat 17. Mereka cuma unggul selisih gol dari Persiram Raja Ampat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda