Scroll to Top

Josh McEachran Akan Dipinjamkan Chelsea

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 21 Dec 2011

Pemain muda Chelsea, Joshua McEachran, dikabarkan akan meninggalkan Stamford Bridge pada musim dingin nanti dengan status pinjaman.

Jarangnya pemain berusia 18 tahun itu mendapat kesempatan bermain menjadi penyebab utama The Blues akan meminjamkan McEachran.

Niat Chelsea itu langsung ditanggapi oleh beberapa klub Premier League. Aston Villa dan Bolton Wanderers adalah dua klub yang telah mengantre untuk mendapatkan McEachran.

Villa memang membutuhkan gelandang baru setelah Jermaine Jenas harus absen hingga akhir musim akibat cedera Achilles yang dideritanya saat The Villans kalah 0-1 dari Manchester United beberapa pekan lalu.

Sementara Bolton lain lagi ceritanya. Klub yang bermarkas di Stadion Reebok itu meminta McEachran masuk sebagai salah satu kesepakatan jika Chelsea menginginkan bek mereka Gary Cahill.

Selain itu manajer Bolton, Owen Coyle, juga ingin mengulang kisah sukses Bolton dalam hal meminjam pemain muda dari klub besar dalam dua musim terakhir. Musim lalu, Bolton sukses dengan Daniel Sturridge, sementara semusim sebelumnya mereka juga tampil apik dengan adanya Jack Wilshere yang dipinjam dari Arsenal.

Tak Didukung Tradisi

McEachran sendiri sepertinya memang harus menyadari fakta bahwa dalam beberapa musim terakhir tak ada pemain muda yang bisa menembus skuad utama Chelsea tanpa “disekolahkan” terlebih dulu. Musim lalu McEachran memang beberapa kali bermain di tim inti, namun statusnya kebanyakan hanya sebagai pemain pengganti.

Mari kita ambil sampel sejak musim 2009-2010. Di musim itu memang ada nama-nama seperti Nemanja Matic, Jeffrey Bruma, Sam Hutchinson, Gael Kakuta, dan Fabio Borini yang terdaftar di skuad utama Chelsea. Tapi mereka jarang mendapat kesempatan bermain. Pengecualian berlaku bagi Hutchinson yang memutuskan pensiun di usia 21 tahun karena menderita cedera lutut parah.

Sementara pemain muda lain seperti Slobodan Rajkovic, Miroslav Stoch, Ryan Bertrand, Franco Di Santo, Patrick van Aanholt, Rhys Taylor, dan Michael Mancienne harus rela dipinjamkan ke klub lain.

Di musim 2010-2011 sama saja. Bruma, Borini, dan McEachran masuk di tim utama, tapi jarang mendapat kesempatan main. Jika pun bermain, kebanyakan pasti sebagai pemain pengganti.

Dan di musim tersebut, nasib lebih sial harus diterima, Stoch, Di Santo, dan Scott Sinclair. Ketiganya sudah tidak lagi dipinjamkan, melainkan dijual manajemen Chelsea.

Dan di musim ini, ada nama seperti Bertrand dan McEachran si tim utama, serta Romelu Lukaku yang baru ditransfer dari Anderlecht. Meski digadang-gadang akan menjadi striker hebat, Lukaku nyatanya hanya menjadi penghangat bangku cadangan Chelsea.

Oleh karena itu, tak ada salahnya jika McEachran rela bermain di klub lain yang lebih kecil demi memperbanyak menit bermainnya.

Kisah Sturridge mungkin bisa dijadikan pelajaran bagi McEachran. Kesulitan menembus skuad inti Chelsea, pemain yang didapatkan dari Manchester City itu harus rela “terbuang” ke Bolton.

Beruntung di Bolton ia mendapat kepercayaan dari Coyle. Melakoni 12 laga bersama The Trotters, Sturridge mampu mencetak delapan gol. Modal yang dibawanya kembali ke Chelsea dan akhirnya ia bisa menjadi pilihan utama Andre Villas-Boas.

So, where will you go, Josh?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda