Scroll to Top

Seydou Keita, Yaya Toure, dan Andre Ayew Calon Pemain Terbaik Afrika 2011

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 22 Dec 2011

Tampil konsisten di Barcelona membawa berkah tersendiri bagi Seydou Keita. Pemain internasional Mali ini masuk nominasi pemain terbaik Afrika 2011. Keita tidak sendirian. Ada dua nominator lain yang tidak asing lagi bagi publik sepakbola Afrika. Mereka adalah Yaya Toure (Manchester City) dan Andre Ayew (Olympique Marseille).

Seydou Keita

Sepanjang musim 2010/2011, Keita tercatat sebagai pemain terbanyak yang berlaga untuk Barcelona. Meskipun kadang muncul dari bangku cadangan, Keita bermain 56 kali di seluruh kompetisi. Ia juga bertarung di final Liga Champions musim lalu ketika Barcelona menumbangkan Real Madrid.

Pesaing berat Keita adalah Yaya Toure. Adik Kolo Toure ini sempat bermain di Barcelona. Bosan ditempatkan sebagai gelandang bertahan bahkan pernah menjadi bek tengah, Yaya Toure pun hijrah ke klub kaya baru Inggris, Manchester City. Yaya sukses mempersembahkan gelar Piala FA musim lalu, gelar pertama City dalam 34 tahun.

Setengah musim ini, kinerja apik Yaya Toure didukung oleh kecepatan James Milner dan sentuhan sihir David Silva. Hasilnya, Manchester City menjadi pemuncak klasemen sementara Liga Inggris hingga saat ini.

Nama terakhir adalah Andre Ayew. Ia adalah anak dari Abedi Pele. Sang ayah dikenal sebagai pesepakbola terbesar di Ghana. Bermain di Marseille, Andre Ayew bisa diposisikan sebagai sayap atau penyerang murni. Musim ini, ia sudah bermain 21 kali dan memborong 12 gol. Tiga di antaranya dicetak di ajang sekelas Liga Champions.

Tahun lalu, pemain yang mendapatkan gelar Pesepakbola Afrika 2010 adalah Samuel Eto’o. Pemain internasional Kamerun yang kala itu masih memperkuat Internazionale, menyingkirkan dua pesaing utama. Yaitu, Didier Drogba (pemenang tahun 2009) dan Asamoah Gyan (Sunderland/Stade de Rennes).

Nominator

Ajang ini sendiri pertama kali diselenggarakan secara resmi oleh CAF pada tahun 1992. Pemenang kala itu adalah Abedi Pele. Nah, apakah tahun ini, 19 tahun berselang, giliran sang anak yang memperoleh gelar yang sama?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda