Scroll to Top

Kota Pompei, Jejak Azab Tuhan Kepada Kaum LGBT

By C Novita / Published on Saturday, 22 Oct 2016

pompei

Sisa reruntuhan Kota Pompei di Italia menyimpan banyak pelajaran untuk manusia yang hidup di jaman yang konon sudah modern ini. Jaman dimana manusia tak mau lagi menaati kitab sucinya dengan dalih tidak lagi sesuai dengan gaya hidupnya yang bebas liar.

Kota Pompei runtuh hanya dalam waktu sekejab, akibat azab Allah yang diturunkan kepada penduduknya yang keras kepala dan terus bermaksiat. Letusan Gunung Vesuvius adalah perantara untuk memusnahkan mereka yang sedang asyik masyuk, kaum yang menggauli sesama jenis padahal sudah jelas Allah melarang hal zalim tersebut. Nabi Luth AS telah mendakwahi mereka dengan peringatan dari Allah, namun penduduk Kota Sodom itu tak mau mendengar.

pompeii 3

Sekejab mata awan panas disertai lahar menyerbu Kota Pompei dan menguburnya beserta penduduk yang masih berbuat zalim. Mereka bahkan tak sempat bangun dari tempatnya bermaksiat, dengan berbagai posisi tubuh yang mengerikan.

Setelah 1.700 tahun tertimbun pasir panas, tubuh-tubuh penduduk Pompei menjadi batu yang awet hingga hari ini, dapat disaksikan oleh manusia modern untuk diambil pelajarannya.

pompei2

Letaknya ada di Kota Naples, sisa-sisa tubuh yang membeku dingin jadi batu, ditemukan kembali oleh para arkeolog yang menggali ke bawah tanah hingga 3 meter.

Adalah hal yang dapat diambil pelajaran bagi kaum yang berfikir, untuk tidak lagi melakukan kemaksiatan terhadap apa yang sudah dilarang oleh Allah. Pelaku seks sesama jenis atau kaum LGBT seharusnya berkaca pada penduduk Kota Pompei yang musnah dalam sekejab oleh azab.

 

 

Komentar Anda