Scroll to Top

Pemain Muda Barcelona Bermain Lebih dari 17.770 Menit Musim Ini

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 26 Dec 2011

Tidak ada pemain akademi di Liga Spanyol yang lebih beruntung daripada mereka yang memilih La Masia di era Pep Guardiola.

Barcelona La MasiaKlub-klub lain, akan dengan sungkan memasang anak muda bau kencur dalam daftar pemain tim utama. Ketatnya persaingan dan pertaruhan yang terlalu besar menjadi kendala bagi para pelatih Primera Division untuk menjajal bakat-bakat mumpuni yang ditetaskan akademi mereka.

Bahkan, seorang Jose Mourinho mesti rela melanggar janjinya untuk Alvaro Morata, penyerang muda Real Madrid dengan keadaan Real Madrid yang senantiasa berpacu dengan Barcelona.

Namun, hal ini tidak berlaku untuk Pep Guardiola. Sebagai mantan pelatih Barcelona B sekaligus merasakan sendiri perjuangan seorang pemain akademi menembus tim utama, Pep tahu betul apa yang mesti dilakukan. Hingga 3,5 tahun melatih Barcelona, tercatat sudah 22 pemain yang diorbitkannya. Yang lebih spektakuler, selalu ada pemain “jadi” di setiap musim.

Di awal masa kepelatihan Guardiola, ada Pedro Rodriguez atau yang lebih sering disebut pers Spanyol sebagai Pedrito, si Pedro kecil. Ada pula Sergio Busquets, gelandang bertahan yang menjadi jangkar tim di usia belia. Musim lalu, nama Thiago Alcantara dimasukkan dan kini Anda bisa melihat sendiri bagaimana aksinya di tim utama.

Kegilaan Pep terhadap pemain muda semakin menjadi musim ini. Setengah musim kompetisi berjalan, ia sudah memasukkan 5 pemain. Yang paling cemerlang tentu Isaac Cuenca. Ia menjadi ancaman serius bagi David Villa yang tengah berkutat dengan cedera. Ketika Villa fit saja, Cuenca sudah lebih banyak mendapatkan peranan dalam skema Guardiola.

Ada pula saudara Thiago, Rafinha Alcantara. Nama-nama lain adalah Gerard Deulofeu, Cristian Tello, dan Martí Riverola.
Keempat pemain ini sudah menunjukkan kebolehan masing-masing. Catatan khusus layak dibubuhkan pad Rafinha sang gelandang serang dan Cristian Tello sang sayap. Kedua pemain ini sangat berpeluang untuk tampil seperti Cuenca pada semester dua kompetisi musim ini.

Yang lebih fantastis adalah kesempatan bermain para pemain muda Barcelona. Mereka yang belum genap 25 tahun dan menjadi starting XI El Barca sudah bermain sebanyak 17.447 menit dari total laga Barcelona yang berjumlah 28.710 menit. Kalau dibuat rerata, pemain muda Barcelona diberi kesempatan bermain 60,7%.

Rekor ini fantastis karena hanya ada satu kemungkinan selain “kegilaan dan keberanian” Pep Guardiola. Yaitu, begitu miskinnya sebuah klub sehingga mesti memaksimalkan jatah pemain muda. Padahal, Barcelona termasuk klub terkaya dunia.

Satu hal menarik yang layak ditunggu musim ini, adalah, kapan Guardiola berani memainkan starting line-up yang seluruhnya terdiri dari jebolan akademi La Masia. Pep hampir saja melakukannya dalam laga melawan L’Hospitalet. Kala itu ada 10 dari 11 starting XI yang berasal dari produk lokal akademi kebanggaan dunia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda