Scroll to Top

Kelamaan Jadi Duda Bisa Sakit Jiwa

By Ilham Choirul / Published on Monday, 26 Dec 2011

pria depresi

Manusia tidak bisa hidup dalam kesendirian. Dia membutuhkan orang lain, termasuk pasangan hidup. Sebuah penelitian di Swedia mengungkapkan, saat seorang pria yang ditinggal mati istrinya karena sakit, bisa mendapatkan serangan pada mentalnya jika terlalu lama membiarkan dirinya menduda.

Penelitian dari  University of Gothenburg’s Sahlgrenska Academy tersebut melibatkan 691 duda yang istrinya meninggal akibat sakit kanker. Sebagian mereka sudah 4-5 tahun menjanda, dan yang lain mencari pengganti istrinya.

Professor Gunnar Steineck, salah satu peneliti, mengatakan, banyak pria yang dijadikan sampel ini memakai obat tidur dan antidepresan untuk mengatasi tekanan hidup dalam kesendiriannya. Para duda mengalami kegoncangan mental akibat tidak memiliki sandaran hidup saat ditinggal pasangan jiwanya.

“Duda yang memutuskan untuk tetap hidup sendiri setelah empat-lima tahun istrinya meninggal berisiko tinggi terkena depresi, kecemasan, gangguan tidur, dan ketumpulan emosinya,” katanya.

Hanya saja, temuan tersebut berbanding terbalik terhadap duda yang akhirnya memutuskan kembali menikah dalam rentang waktu tersebut. Mereka lebih mampu beradaptasi dengan perubahan dan sanggup melupakan kesedihan masa lalu. Peneliti mengatakan, para duda yang berubah statusnya menjadi “suami” ini mendapatkan semangatnya lagi dari kekasih barunya yang memberikan dukungan untuk memulai hidup baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda