Scroll to Top

Tarif Pajak Kendaraan Bermotor Naik Mulai 6 Januari, Ini Rinciannya

By Ilham Choirul / Published on Monday, 02 Jan 2017

pajak motor

Pemilik kendaraan bermotor – baik roda dua atau empat – bakal membayar pajak tahunan  lebih tinggi mulai 6 Januari 2017. Pasalnya, pemerintah telah mengesahkan tarif baru dengan merevisi tarif lama.  Nilainya tidak tanggung lagi, ada sebagian rincian yang naiknya sampai 100 persen hingga lebih. Dan, kenaikan tarif ini sudah legal dengan disahkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

PP tersebut sekaligus sebagai pengganti dari PP Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam peraturan terbaru dijelaskan adanya penambahan tarif pengurusan. Di antaranya adalah pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, surat izin, dan STNK lintas batas negara.  Setidaknya tarif untuk pengurusan ini naik hingga dua kali lipatnya seperti pada item penerbitan STNK kendaraan roda dua dan roda empat.

“Berdasarkan PP 60/2016 tarif baru mulai berlaku 6 Januari mendatang,” kata Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto selaku Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, seperti dikutip dari laman Okezone.

Naiknya tarif pajak kendaraan ini terbilang cukup signifikan. Pada jenis tariff untuk penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru dan ganti kepemilikan (mutasi), angka naik cukup tinggi. Jika sebelumnya biaya tersebut untuk roda dua dan roda tiga hanya Rp 80 ribu, dalam tariff baru menjadi Rp 225 ribu. Bagi roda empat, penerbitan BPKB dikenakan tarif Rp 375 ribu dari sebelumnya hanya Rp 225 ribu.

Berikut daftar perubahan tarif pajak kendaraan bermotor selengkapnya:

pajak motor

Komentar Anda