Scroll to Top

Aji Santoso Pertanyakan Aturan U23 di ISL 2017

By Aditya / Published on Wednesday, 11 Jan 2017

aji santoso arema

Aturan terkait penggunaan pemain di bawah usia 23 tahun atau U23 untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017 mendatang mendapat tanggapan dari Aji Santoso. Pelatih Arema FC ini meminta kepada PSSI untuk merinci lebih jelas mengenai pemain U23 tersebut.

“Sebenarnya tetap ada positifnya, namun harus diperjelas karena tujuannya adalah bagaimana pemain muda ini lebih banyak mendapatkan kesempatan bermain. Itu bagus untuk tim nasional, akan tetapi aturannya harus jelas,” buka Aji Santoso beberapa waktu lalu.

“Misalnya aturannya harus main 90 menit, kan tidak bisa seperti itu. Karena misalnya dia main jelek, kalau dia cedera bagaimana? Jadi harus diperjelas,” tambah mantan pelatih Timnas Indonesia U23 dan Persela Lamongan ini.

“Prinsipnya dari saya, kami memberikan support karena untuk kebaikan tim nasional, karena selama ini kurang muncul,” imbuhnya.

PSSI sebelumnya melontarkan wacana bahwa klub ISL harus menyertakan minimal pemain U23 dalam skuadnya di mana 3 di antaranya wajib tampil sejak awal pertandingan. Namun, Aji Santoso merasa ada beberapa hal yang belum dipahaminya.

“Aturan lain yang bisa membuat bingung misalnya, U23 harus diganti dengan U23 kan repot. Sekarang kami memasang tiga pemain usia 23 tahun, lalu pemain yang misalnya striker cedera, sementara pemain pengganti posisinya adalah stopper, kan enggak mungkin digantikan,” tukas Aji Santoso.

“Kami juga masih banyak pemain muda lain di sini, sehingga tidak akan menjadi masalah besar,” pungkasnya.

 

Komentar Anda