Scroll to Top

Soal Kontroversi Uang Baru Palu Arit, Polisi Bisa Jadikan Habib Rizieq Tersangka

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 12 Jan 2017

Soal Kontroversi Uang Baru Palu Arit, Polisi Bisa Jadikan Habib Rizieq Tersangka 2

Kontroversi ceramah ‘uang baru palu arit‘ telah membuat Habib Rizieq Shihab, petinggi FPI, dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet). Terkait hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyebut, bisa saja nantinya Habib Rizieq dijadikan tersangka dengan jeratan UU ITE terkait ujaran kebencian dan kebohongan.

Menurut JIMAF, dalam ceramahnya, Rizieq Shihab diyakini meyakinkan pendengarnya bahwa uang baru berlogo ‘palu arit’  adalah fakta. Herdiyan Saksono Zoulba, sebagai pelapor, menirukan ucapan Rizieq yang dipermasalahkannya, yang berbunyi, “Bagian yang bukan palu arit disamarkan kita tanya saudara, sejak kapan uang negara pakai palu arit, ini bukan fitnah, ini fakta, fakta.”

Menurut Herdiyan, ucapan Rizieq tersebut mengandung unsur SARA dan dapat menimbulkan perpecahan. Selain itu, mata uang diatur dalam UU No 7 Tahun 2011, adalah salah satu simbol kedaulatan negara yang harus dihormati. Sedangkan ceramah Rizieq Shibab itu justru diyakini bernada sebaliknya terhadap simbol negara.

Dikutip dari CNN Indonesia, Bank Indonesia (BI) sebenarnya sudah melakukan klarifikasi soal ‘uang baru palu arit’ ini. Logo BI yang diduga mirip palu arit itu, merupakan pengaman dengan teknik rectoverso, dengan tujuan agar uang tersebut tidak gampang dipalsukan.

Soal Kontroversi Uang Baru Palu Arit, Polisi Bisa Jadikan Habib Rizieq Tersangka

Terkait hal ini,  Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengutip pernyataan BI bahwa logo BI dalam uang rupiah baru, bukan gambar palu arit. Oleh karenanya, polisi kini melakukan gelar perkara, untuk menentukan apakah Habib Rizieq Shibab dapat dijadikan tersangka atas ceramahnya tersebut.

“Padahal, BI sudah menyampaikan ada sistem baru pengamanan hologram di uang baru, namanya rectoverso, jadi dua mata sisi itu berbeda, tetapi apabila diterawang ada lambang BI,” kata Iriawan dikutip dari Kompas.

Lalu, pasal apa yang bakal digunakan polisi untuk menjerat Rizieq Shihab? Iriawan menyebutkan, “Kami kenakan Pasal 28 ayat (1) UU ITE, itu ujaran kebencian dan kebohongan, tetapi nanti kami melengkapi bukti itu.”

Di sisi lain, Rizieq Shihab sendiri, berencana melaporkan Gubernur BI, Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait logo BI yang mirip palu arit tersebut. Selain itu, Rizieq juga bakal melaporkan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dan desainer logo tadi.

Foto: keepo.me, CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

Komentar Anda