Scroll to Top

Bahas Akun Palsu, Menkominfo Temui Pejabat Twitter

By Ditya / Published on Tuesday, 21 Feb 2017

Twitter

Maraknya akun palsu yang mengujar kebencian dan berita hoax mendapatkan perhatian khusus daru pemerintah. Belum lama ini Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menemui pejabat tinggi Twitter, yakni Kathleen Reen selaku Direktur Kebijakan Publik Twitter untuk kawasan Asia Pasifik.

“Kominfo dan Twitter mempunyai keprihatinan yang sama atas permasalahan yang muncul di sosmed, terutama terkait dengan aktivitas teroris, akun palsu di sosial media, konten-konten yang berbau SARA, kekerasan dan perilaku kasar.”

“Kita menyamakan, belum tentu melanggar di kita, batasannya sama dengan mereka, ini sebenarnya perlu mencapai suatu kesepakatan, makanya kita akan bekerja sama lebih dekat memahami konten konteks,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Samuel A Pangerapan.

Saat ini jumlah akun aktif Twitter di Indonesia telah mencapai sekitar 35 juta. Sebagian akun tersebut adalah akun palsu yang menyebar berita hoax, kekerasan, kebencian, dan hal-hal berbau SARA. Kehadiran akun-akun palsu tersebut dinilai sudah mulai meresahkan pengguna dan sudah saatnya diberantas.

Salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi akun palsu adalah melakukan verivikasi. Akun yang telah terverivikasi biasanya akan mendapatkan badge atau tanda berupa centang biru. Metode itu juga digunakan untuk para artis di Twitter supaya akun mereka tidak dipalsukan atau diakui oleh orang lain.

Seperti yang dilansir dari Antara (20/02/2017), Twitter sendiri akan meningkatkan layanannya dan mempercepat respon terhadap laporan konten negatif.

Komentar Anda