Scroll to Top

Kantata (Barock) Tetap Kritis dan Berwibawa

By Aditya / Published on Saturday, 31 Dec 2011

Meskipun sudah tidak muda lagi, para personel Kantata Barock konsisten melancarkan kritik sosial, sama seperti ketika mereka sering memerahkan kuping penguasa di era Orde Baru semasa masih di Kantata Takwa dulu. Tidak hanya kritis, Iwan Fals, Setiawan Djody, dan Sawung Jabo juga tampak lebih berwibawa.

Dalam konser Kantata Barock yang dihelat Jum’at (30/12) malam kemarin terlihat bagaimana lagu-lagu lawas Kantata Takwa yang sarat kritik sosial masih tetap relevan hingga masa sekarang. Tembang-tembang seperti ”Nocturno”, ”Balada Pengangguran”, ”Badut”, dan semacamnya yang dilantangkan oleh Kantata Barock seolah-olah menjadi sindiran tajam untuk elit politik di negeri ini yang masih jauh dari harapan.

Di era industri musik seperti sekarang ini yang lebih mengedepankan tuntutan pasar demi meraup keuntungan sebesar-besarnya, para pejuang yang ”melawan” lewat musik seperti yang dilakukan oleh Kantata Barock menjadi barang langka yang sulit sekali ditemukan. Semoga saja apa yang dilakukan oleh Kantata Barock bisa memberikan pencerahan bagi industri musik Indonesia dan seluruh elemen bangsa pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda