Scroll to Top

Peringatan FIFA: Jika Tidak Terjadi Konsolidasi, PSSI Wajib Mengambil Tindakan Tegas

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 01 Jan 2012

Sekeras apa pun usaha Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) untuk merebut tampuk kepemimpinan PSSI, tampaknya usaha tersebut akan sia-sia. Setidaknya, itulah yang terjadi hingga hari ini.

Djohar Arifin

FIFA baru saja membalas surat wartawan Republika yang mempertanyakan keabsahan PSSI dan KPSI.

Surat FIFA ini merupakan jawaban atas pertanyaan Republika soal polemik sepak bola Indonesia terbaru. Hadirnya KPSI selaku “tandingan” dari PSSI belum direspon FIFA. FIFA dalam suratnya hanya menyebut PSSI selaku anggota resminya.

Sebelumnya, KPSI selalu mengaku memperoleh dukungan 2/3 anggota PSSI. Mereka berniat untuk menegakkan kebenaran versi mereka sendiri. Bahkan, berencana menggelar KLB pada 6 Maret 2012 mendatang.

Namun, FIFA kembali menegaskan bahwa PSSI-lah yang mendapatkan tanggung jawab mengelola segala bentuk kegiatan sepakbola level nasional di Indonesia. FIFA juga mendorong PSSI dan klub-klub yang mengikuti liga ilegal ISL untuk mengambil jalan tengah demi masa depan sepakbola Indonesia.

Yang paling penting, jika langkah konsolidasi tak terjadi, PSSI berhak dan harus tetap menunjukkan otoritasnya untuk menangani sepakbola Indonesia.

FIFA and AFC strongly encourage the PSSI and the clubs that have joined the break-away ISL to find an amicable solution to the current situation for the common good of Indonesian football. However, should this not be possible, the PSSI must take appropriate measures to ensure that all football activities remain under its control.

FIFA sendiri tetap mematok tanggal 20 Maret 2012 sebagai batas akhir penyelesaian konflik. Namun, jika dilihat dari keadaan sekarang, rasanya hal tersebut sangat sulit. Klub-klub ISL masih berkeras untuk bertahan di liga yang dikelola PT LI. Bahkan, sejak 3 Januari mendatang, ISL kembali bergulir.

Kalau konflik ini tak mereda dan KLB digelar pada 6 Maret, apakah kita akan melihat ada dua versi PSSI di Indonesia ini? Setidaknya, selama 14 hari sebelum sanksi FIFA dijatuhkan kepada sepakbola Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda