Scroll to Top

Duel Mayweather vs McGregor Melecehkan Dunia Tinju & UFC

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 15 Mar 2017

Juara UFC Conor McGregor Floyd Mayweather Cuma Bayi Cengeng!

Duel Floyd Mayweather Jr. vs Conor McGregor yang sedianya digelar pada 10 Juni 2017 mendatang, bukanlah duel yang membuktikan siapa pria terkuat di dunia. Sebaliknya, menurut petinju asal Meksiko, Juan Manuel Márquez, pertarungan antara dua juara dari cabang olahraga berbeda ini tergolong pelecehan. Bukan cuma dunia tinju yang dinodai, tetapi juga dunia UFC. Bagi Marquez, duel lintas cabang olahraga tidaklah layak terjadi.

Selama ini, semua orang mengira, isu duel Mayweather vs McGregor dipanaskan hanya untuk kepentingan bisnis kedua belah pihak. Namun belakangan, Mayweather melakukan manuver tidak terduga. Ia menyebut, kembali dari masa pensiun hanya untuk menyambut tantangan McGregor. Petinju asal Amerika Serikat itu juga menegaskan, ingin bertarung dengan McGregor pada bulan Juni, di ring tinju; bukan di dalam ring UFC.

Sementara penggemar tinju dan UFC mulai tidak sabar menunggu duel ini, Juan Manuel Marquez punya sudut pandang lain. Memang, Mayweather tidak terkalahkan di dunia tinju dalam 49 laga sepanjang kariernya. Sementara McGregor tidak punya lawan lagi di UFC. Tetapi bukan berarti mereka bisa bertarung begitu saja.

Floyd Mayweather Jr.

Kata Marquez dikutip dari AS, “(Duel) Ini merupakan penghinaan untuk olahraga, untuk tinju, dan untuk UFC. Setiap olahraga layak dihormati. Dalam hal ini, tinju dan MMA yang pantas mendapatkan penghormatan itu.”

“Anda tidak dapat melakukan pertarungan semacam ini. Duel tersebut seperti menempatkan petinju versus pemain sepak bola, atau pemain basket, atau sebaliknya. (Semua duel antar dua cabang olahraga berbeda itu) tidak mungkin”.

Meskipun Mayweather menyebutkan, ingin bertarung pada bulan Juni, hingga kini belum ada pernyataan resmi soal pertarungannya dengan McGregor. Orang lebih fokus untuk memperbincangkan uang yang bakal didapatkan Mayweather di duel ini, sehingga ia mau keluar dari masa pensiunnya. Konon petinju berjuluk Money ini meminta angka minimal 100 juta dolar AS.

Komentar Anda