Scroll to Top

Zlatan Ibrahimovic Bikin Karir Ahmed Hossam Mido Berantakan!

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 15 Mar 2017

Zlatan-Mido

Zlatan Ibrahimovic ternyata menjadi biang kerok penyebab karir Ahmed Hossam Mido menjadi berantakan. Tapi tentunya, hal itu bukan sepenuhnya salah Ibrahimovic karena dua pemain yang pernah bermain bersama di Ajax Amsterdam itu mengalami perbedaan nasib di Juventus dan AS Roma dimana transfer mereka ke Italia pada saat itu memang melahirkan satu kisah menarik tersendiri.

Tahun 2004 lalu, dua pemain yang pernah menjadi rekan duet di Ajax tersebut memang sama-sama menjajal karir di Liga Italia. Punya agen yang sama bernama Mino Raiola membuat negosiasi keduanya dengan Juve dan Roma menjadi begitu mudah. Pada awalnya, Ibrahimovic akan ditujukan untuk bergabung dengan Roma sedangkan Mido ke Juve.

Tapi ternyata, Raiola kemudian membatalkan transfer tersebut atau lebih tepatnya menukar destinasi dari dua kliennya itu. Hingga pada akhirnya Ibrahimovic lah yang bergabung dengan Juve dan Mido malah menuju Roma. Dan disana lah keduanya langsung mendapatkan jalan nasib yang berbeda.

“Pada musim panas 2004, saya dan Zlatan akan menuju ke Serie-A. Kami punya agen yang sama yakni Mino Raiola. Saya sudah mendapatkan perjanjian untuk menuju Juventus dan Zlatan ke Roma. Ketika saya tiba di bandara, Mino menghubungi saya dan membatalkan perjalanan saya ke Turin karena Juve sudah mencapai kesepakatan untuk Zlatan dan jadilah saya bergabung dengan Roma,” urai Mido.

Sayangnya di Roma, eks pemain Timnas Mesir tersebut tidak terlalu menjadi andalan karena saat itu Roma punya para striker dengan kualitas mentereng. Sebaliknya dengan Ibrahimovic yang mendapatkan dukungan penuh dari Fabio Capello yang benar-benar mengandalkannya di tim utama.

“Fabio Capello selalu memberikan dukungan pada Zlatan sejak musim pertamanya disana dan ia terus melakukannya selama Zlatan bermain di Serie-A. Hal yang berbeda saya alami ketika bermain di Roma,” tutup Mido yang setelah dari Roma ia melalangbuana dengan main untuk Tottenham Hotspur, Middlesbrough, Wigan Athletic, Zamalek, West Ham United, Ajax, dan kemudian mengakhiri karir di Barnsley sebelum kini menjadi pelatih Wadi Degla.

Komentar Anda