Scroll to Top

Unai Emery: PSG Disikat Barca 6-1? Itu Cuma Kecelakaan!

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 21 Mar 2017

Barca Singkirkan PSG 6-5, Catat Comeback Terhebat Dalam Sejarah Eropa! (1)

Unai Emery menegaskan bahwa kejadian PSG dihancurkan Barcelona 6-1 di Liga Champions, murni sebagai ‘kecelakaan’ alias tidak akan terulang untuk kedua kalinya. Paris Saint Germain diperolok oleh sebagian besar dunia karena dianggap pecundang, melepaskan kemenangan 4-0 di leg pertama. Di sisi lain, tidak sedikit yang mendukung Paris, yang diyakini tersingkir karena keputusan kontroversial wasit.

Bagaimana PSG tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions masih menyimpan misteri besar. Pasalnya, mereka sudah unggul 4-0 di leg pertama. Tetapi di Camp Nou, semuanya berantakan. PSG mengira mereka sudah menang dengan skor 1-3 hingga tujuh menit jelang laga berakhir. Namun, dalam tempo yang sangat terbatas, Barca mampu mencetak tiga gol lagi dan akhirnya menang telak 6-1. Secara agregat, Barcelona unggul 6-5 dan lolos ke perempat final.

PSG memang terpuruk setelah itu. Mimpi mereka menaklukkan Eropa seperti kandas. Tetapi toh nyatanya, juara Liga Prancis tersebut bermental juara. Mereka bangkit dengan mengalahkan Lorient dan Olympique Lyonnais 2-1 di kompetisi domestik. Pelatih Unai Emery pun sepakat, kejadian 6-1 melawan Barca itu adalah momen ‘kecelakaan’ yang tak bakal tercipta lagi.

Video Barca vs PSG 6-1 Cuplikan Gol Liga Champions 2017, Keajaiban Camp Nou!

Katanya, “Kami akan terus mengingat (kekalahan 6-1) sepanjang musim, tapi kami juga sudah membuktikan bahwa kejadian itu murni kecelakaan.”

“Jika kita melihat 19 pertandingan sejak libur musim dingin, tim ini menang 16 kali, dua seri, dan sekali kalah melawan Barcelona (sialnya dengan skor 6-1).”

Bagi Unai Emery, tidak ada waktu untuk berlarut-larut dalam kesedihan, atau mungkin mempertanyakan keputusan wasit. Kekalahan telak, bagi sang mantan pelatih Sevilla, ibarat pelajaran yang sangat berharga.

Katanya, “Saya berkata kepada para pemain, ketika kita kalah, tibalah waktu untuk belajar demi masa depan. Kami masih hidup di tiga kompetisi (domestik), yaitu liga (Prancis), Coupe de la Ligue, dan Coupe de France.”

PSG bahkan bisa meraih gelar pertama musim ini setelah jeda laga internasional, karena bakal bertemu dengan AS Monaco di final Coupe de la Ligue.

Komentar Anda