Scroll to Top

Nasi Sering Jadi Pemicu Diabetes, Ini Sebabnya

By C Novita / Published on Thursday, 20 Apr 2017

nasi putih

Nasi kerap dijadikan kambing hitam dari naiknya kadar gula darah, sehingga banyak memicu penyakit diabetes. Jika ditilik kembali, nasi adalah makanan pokok masyarakat di negara ini, yang dikonsumsi sejak pagi, siang hingga malam. Ya, tak bisa dipungkiri jika ada yang mengkambing hitamkannya sebagai pemicu diabetes.

Hasil penelitian di beberapa negara Asia pun menyebutkan bahwa konsumsi nasi dapat meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit diabetes. Itu jika porsinya berlebihan tentu saja.

Mengapa? Sebab porsi nasi yang terlalu banyak dapat memicu terjadinya lonjakan gula darah dalam sekejab. Jika tubuh kerap mengalami kenaikan gula darah dalam jumlah tinggi di waktu singkat, maka terjadi resistensi insulin dalam tubuhnya.

Resistensi insulin inilah yang menimbulkan penyakit diabetes.

Jadi selama konsumsi nasi masih dalam jumlah yang normal, sesuai kebutuhan dan kemampuan tubuh untuk mengolah dan mencernanya, itu tidak berbahaya.

Porsi karbohidrat harian yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sekira 50-60 persen dari jumlah asupan makanan keseluruhan. Jadi seimbangnya adalah 20-30 persen lemak, 10-20 persen protein, dan sisanya makanan lain.

Faktanya saat ini orang suka memperbanyak asupan karbohidrat dibanding sumber makanan lain. Hasilnya asupan nasi sebagai salah satu sumber karbohidrat jauh lebih tinggi dari batas normal dan sehatnya.

Fakta lain, karbohidrat dari sumber bukan nasi sering tidak diperhitungkan jumlahnya semisal kue, minuman manis, mie, roti, dan lainnya. Walau sudah dikonsumsi tetap saja nasi kembali dimakan dengan porsi besar. Tak heran jika diabetes menjadi penyakit yang kerap dialami di negara ini.

 

 

Komentar Anda