Scroll to Top

Agar Lancar Bayar Cicilan Motor, Besaran Gaji yang Ideal Segini Lho

By C Novita / Published on Thursday, 18 May 2017

cicilan motor

Bukan rahasia umum lagi bahwa debt colector sering menyita sepeda motor yang cicilannya macet, bahkan saat sedang digunakan oleh pemiliknya di tempat umum. Anda tentu tak ingin mengalami hal memalukan tersebut dan berharap sepeda motor hasil pembelian sistem kredit dapat dicicil hingga lunas.

Hampir 70% pembeli sepeda motor di tanah air mengambil sistem pembayaran dengan cara kredit, karena menganggap itu lebih ringan untuk memiliki kendaraan ketimbang tunai. Akan tetapi besaran gaji yang tidak seimbang dengan pengeluaran setiap bulan dapat memicu kredit macet atau ketidakmampuan melunasi cicilan yang telah ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan.

Menurut Head of Corporate Communication FIFGroup Arif Reza Fahlepi, jika memutuskan untuk mengajukan kredit kendaraan, maka minimal harus ada alokasi 1/3 dari jumlah total gaji per bulan yang disisihkan.

“Itu yang dibilang standar minimal dari kita (FIFGroup). Jadi itu yang kita sarankan. Misalkan, gaji Rp 5 juta. Nah 1/3 nya itu, karena pasti yang lain juga ada pengeluaran,” jelas Reza seperti dilansir laman Liputan6.com.

Perusahaan leasing pun ingin konsumen mampu membayar dengan lancar, tambah dia. Karena itu selain besaran cicilan, konsumen harus memperhatikan juga besar DP serta tenor yang mereka pilih untuk melunasi cicilannya.

“Kalau bisa DP di atas 20 persen, tapi tidak 50 persen. Setelah itu lihat angsurannya. Jangan pendapatan kita Rp 5 juta, terus tenor setahun. Itu juga enggak logis,” tuturnya.

Konsumen harus memperhatikan juga pengeluaran rutin per bulannya, dan tidak menganggap cicilan kendaraan sebagai hal enteng.

 

 

 

Komentar Anda