Scroll to Top

Ini Spesifikasi Meriam Giant Bow Maut Merk Chang Chong

By C Novita / Published on Thursday, 18 May 2017

Meriam Giant Bow

Gugurnya empat orang prajurit terbaik TNI di Natuna serta delapan lainnya luka parah akibat sebuah meriam Giant Bow merk Chang Chong mengalami kesalahan teknis, tentu sangat memprihatinkan. Senjata berat tersebut digunakan saat berlangsungnya gladi bersih latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) pada Rabu (17/5) siang.

Mengapa bisa terjadi sebuah alat utama sistem senjata (Alutsista) seperti meriam Giant Bow tersebut eror dan menimbulkan korban jiwa, masih diselidiki oleh pihak TNI.

Berikut ini spesifikasi meriam buatan China merk Chang Chong tersebut, yang ternyata selama ini menjadi salah satu penyuplai alat pertahanan penting Indonesia.

Meriam Giant Bow berfungsi sebagai senjata yang peruntukkannya sebagai penangkal serangan udara. Jadi dengan meriam tersebut, pesawat tempur lawan atau sasaran udara lain yang terbang rendah bisa dijatuhkan.

Seperti namanya, meriam ini juga disebut Panah Raksasa dengan dua laras panjang atau twin gun yang berkaliber kecil 23 mm. Kecepatan proyektilnya dalam menjangkau sasaran adalah maksimal 970 meter/detik.

Jarak tembak Giant Bow untuk arah laras mendatar maksimal 2 km, sedangkan untuk arah laras keatas adalah 1,5 km. Berat total meriam tersebut 1.250 kg dengan setidaknya dioperasikan oleh tujuh orang prajurit.

Laras meriam mampu bergerak hingga sudut elevasi -5 sampai 90 derajat secara manual, sedangkan jika memakai sistem elektrik adalah -3 sampai 90 derajat mengikuti gerakan musuh.

Sebanyak 1.500 – 2.000 butir proyektil bisa ditembakkan hanya dalam satu menit saja. proyektil yang digunakan pun dirancang menembus pesawat, helikopter, dan alat tempur seperti tank Scorpion bahkan Tarantula.

Meriam ini memakai tiga mode pengoperasian, yakni mode otomatis penuh, semi otomatis, serta mode manual. Bisa juga dioperasikan memakai cara terpadu lewat kendaraan Battery Command & Control Vehicle (BCCV).

 

 

Komentar Anda