Scroll to Top

Cara Minum Kopi Seperti Ini Bisa Bikin Cepat Meninggal

By Ilham Choirul / Published on Friday, 19 May 2017

Minum kopi

Pada takaran yang aman, kafein dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Misalnya mengembalikan konsentrasi dan membuat mata lebih terjaga. Namun konsumsi dari minuman berkafein dalam jumlah banyak – apalagi terpenuhi dalam waktu singkat – justru berpotensi membunuh seseorang dengan cepat.

Menurut informasi dari Otoritas Keamanan Pangan Eropa yang dirilis pada 2015 menyatakan, seseorang berada dalam keadaan tubuh yang kurang stabil ketika di dalam tubuhnya terdapat lebih dari 400 miligram kafein. Dengan takaran tersebut akan terjadi peningkatan detak jantung, hipertensi, irama jantung yang tidak teratur, tremor, gelisah, susah tidur, hingga mengalami kepanikan.

Mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan sebagainya, baiknya dilakukan dengan terkendali setiap harinya. Meminum beberapa cangkir kopi  secara bertahap dalam satu hari masih terbilang aman. Tapi jika minuman kafein langsung dikonsumsi dalam jumlah besar dalam waktu singkat – sekitar satu atau jam – akan membahayakan nyawa karena efek sampingnya muncul sangat cepat.

Kafein akan menyetimulasi sistem saraf pusat hanya dalam beberapa menit. Lalu, tubuh segera meningkat kewaspadaannya dan rasa kantuk berkurang. Efek samping lain seperti jantung berdetak cepat atau gelisah, ikut datang. Dan, tubuh perlu waktu berjam-jam untuk meredam efek kafein.

Oleh sebab itu, jangan sampai mengalami overdosis kafein sekalipun sangat menggemari kopi atau minuman kafein lainnya. Menyimpan kafein jumlah besar di dalam tubuh dalam waktu singkat dimungkinkan menimbulkan kematian mendadak, sekalipun seseorang tidak punya riwayat sakit jantung sebelumnya.

Beberapa waktu lalu, remaja Amerika Serikat bernama Davis Allan Cripe meninggal setelah mengonsumsi tiga jenis minuman berkafein dengan dosis besar. Dia minum kopi latte MacDonald’s, softdrink Mountain Dew porsi besar, dan minuman energi. Semua itu dihabiskannya hanya dalam dua jam. Pria 16 tahun tersebut mendadak pingsan lalu meninggal usai mengonsumsi semua minumannya.

Selain remaja dan anak-anak, minuman berkafein sangat tidak disarankan diberikan pada ibu hamil dan balita. Semakin sedikit takaran kafein dalam tubuh, itu lebih baik.

Komentar Anda