Scroll to Top

Dukungan Terhadap AAL #1000sandal di Linimasa Terus Mengalir

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 05 Jan 2012

Gerakan 1000 sandal

Nasib naas yang menimpa bocah 15 tahun yang divonis bersalah telah mencuri sepasang sandal milik anggota polisi, kini menjadi topik hangat yang dikomsumsi publik dunia. Tak hanya di tanah air saja, kisah miris ini muncul hingga di Washington Post dan CNN.

Nasib AAL sungguh memrihatinkan. Sebelum Pengadilan Negeri Palu, Sulawesi Selatan menvonisnya bersalah, ia mengalami pemukulan selama tiga jam lebih dan akhirnya dijebloskan ke dalam penjara. Apakah ini sepadan dengan pencurian sepasang sandal (butut)?

Kondisi yang miris ini kemudian melahirkan gerakan di media sosial. Tercatat ada dua gerakan sosial. Pertama, dukungan lewat Twitter dengan tagar #1000sandal yang ramai di linimasa, serta gerakan di Facebook yang berupa page serta group mendukung bebasnya AAL.

Twitter   Search    1000sandal   All Tweets

Komentar serta tweets bermunculan di linimasa. Ada yang mengecam, mengritik, hingga mencaci-maki tindakan aparat serta penegak hukum yang semena-mena terhadap bocah di bawah umur ini. Sedangkan di Facebook, hingga berita ini dituliskan, ada satu page dan satu group yang telah dibuat khusus untuk mendukung bebasnya AAL.

1000 Sandal untuk Bebaskan AAL   Pencarian Facebook

Apakah gerakan sosial di pelbagai media sosial ini mampu membebaskan AAL dari cengkraman hukum ‘konyol’ laiknya kasus Prita Mulyasari beberapa waktu silam? Mari kita tunggu perkembangan berikutnya.

Berikut bentuk dukungan moril kepada AAL di media sosial:

  1. Tagar #1000sandal di Twitter.
  2. Komunitas 1000 Sandal Untuk Bebaskan AAL di Facebook.
  3. Group 1000 SANDAL UNTUK BEBASKAN AAL di Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda