Scroll to Top

ISL: Persipura Memuncaki Klasemen, Persib Tertahan di Kandang

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 05 Jan 2012

Persipura

Persipura cuma memberi kesempatan sehari bagi Sriwijaya FC untuk menempati posisi teratas di klasemen ISL. Di kandang sendiri, Stadion Mandala, Mutiara Hitam menyelesaikan Derby Papua dengan gemilang. Menghadapi Persidafon Dafonsoro, Persipura menang telak 3-1.

Mutiara Hitam tampak akan melenggang manis ketika Ricardo Salampessy membukukan gol di menit 4. Gol ini lahir berkat sepak pojok yang dilepaskan sang jenderal lapangan, Zah Rahan Krangar. Menjelang babak pertama berakhir, giliran sang pahlawan, Boaz Sollosa yang membobol gawang Jean Wilson Along.

Persidafon sempat bernapas lega di awal babak kedua. Tembakan Patrich Wanggai berhasil menipiskan jarak. Namun, mentalitas juara Persipura tak terbantahkan lagi. Alberto “Beto” Goncalves memantapkan langkah Mutiara Hitam mempertahankan gelar juara di menit 84.

Susunan pemain:

Persipura: Joo Jae Hoon; Bio Paulin, Ricardo Salampessy, Yohanes Tjoe (Victor Pae ’45), Orizan Sollosa;Zah Rahan Krangar, Gerald Pangkali, Boaz Solossa, Yusainus Pae (Imanuel Permenas Padwa ’45); Ian Luis Kabes (Lukas Mandowen ’61) Alberto Goncalves

Persidafon: J. Wilson Aleng; Samuel Fransisco Rumkambu (Cristian Warobay ’69), Marcelo Cirelly, Eric Bayemi, Rasmoyo; Izaac Wanggai, Andri Ibo (Izak Ogoai Marthen ’45), Edward Ivakdalam,  Intimi; Patrich Wanggai, Ngon Ajam.

Persib vs PSAP

Sementara itu, di Bandung, Persib gagal memanfaatkan kesempatan emas. Padahal, lawan yang dihadapi hanyalah PSAP Sigli. Tim ini “setengah beruntung” mendapatkan jatah ke Indonesia Super League setelah PT LI ngotot memakai 18 klub. Alhasil, PSAP Sigli yang cuma mentok di posisi 8 besar Liga Utama musim lalu, mendapatkan tiket promosi.

Di ISL musim ini, PSAP sebenarnya juga menjadi bulan-bulanan tim lawan. Mereka belum pernah memetik satu angka pun dalam 2 pertandingan.

Dengan bekal lawan yang “remeh” dan dukungan bobotoh di Si Jalak Harupat, Persib justru gagal memetik angka maksimal. Mereka memang berhasil mencetak gol melalui kaki Maman Abdurrahman di menit 53. Namun, pemain yang sama pula yang kemudian terkena sial.

Tendangan penyerang PSAP, Wook Jin You, yang semestinya berada dalam jangkauan tangkapan Jendri Pitoy, berbelok arah ketika membentur kaki Maman. Terpanalah seisi stadion di menit 76.

Terus menyerang, Persib gagal membuahkan gol. Termasuk, tendangan sang profesor Miljan Radovic yang cuma membentur mistar gawang setelah sempat tertepis kiper Fakhrurrazi.

Dengan hasil seri ini Persib turun peringkat ke posisi 5. Sementara, PSAP mentas dari dasar klasemen ke peringkat 16. Mereka unggul selisih gol dari Arema dan Persiram Raja Ampat.

Satu hal yang tak terpuji dari laga ini adalah aksi lempar botol mineral yang dilakukan pada bobotoh kepada Wook Jin You. Walaupun Wook kemudian membalas dengan aksi provokatif, tentunya oknum bobotoh tersebut mesti menyadari bahwa mengulur-ulur waktu adalah hal yang “sah” dalam sebuah pertandingan.

Susunan Pemain

Persib Bandung: Jandri Pitoy; Maman Abdurachman, Abanda Herman, Zulkifli Syukur, Jajang Sukmara(M. Nasuha ’60); Toni Sucipto, Hariono, Miljan Radovic, M. Ilham ; Airlangga Sucipto, Moses Sakyi (Aliyudin ’71)

PSAP Sigli: Fakhrurrazi; Soung Yong Lee, Arifin Ginuni (Abdul Faisal 7’4), Muhammad Ali ; Reza Fandi (kapten), Sukman Suaib, Ikhwani Hassanudin, Feri Komul (Sayuti ’63) ; Mfundo Cecil Mathosi, Wook Jin You, Sekou Camara(Heri Saputra ’88).

(Vivanews/Tempo/Persibholic)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda