Scroll to Top

Gol Pepe Dianulir Wasit Meski Sudah Dirayakan, VAR Bikin Pemain ‘Kena PHP’

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 19 Jun 2017

Gol Pepe Dianulir Wasit Meski Sudah Dirayakan, VAR Bikin Pemain 'Kena PHP'

Gol Pepe dalam laga Piala Konfederasi 2017 antara Portugal vs Meksiko dianulir wasit. Padahal, sang bek dan rekan-rekannya sudah terlanjut merayakannya. Di sinilah tantangan berlaku untuk para pemain. Ketika tiba di era VAR (Video Assistant Referee), tim yang mencetak gol ibarat bisa terkena pemberian harapan palsu alias PHP.

Piala Konfederasi 2017 menjadi ajang internasional tingkat senior pertama yang menerapkan penggunaan VAR. Dengan keberadaan VAR ini, FIFA berharap segala kontroversi yang terjadi karena keterbatasan wasit dalam memantau sebuah kejadian di lapangan, bisa diminimalisasi.

Tujuan besar FIFA adalah, menyiapkan VAR untuk Piala Dunia 2018. Secara bertahap VAR sudah digunakan di Piala Dunia Antar Klub tahun lalu, untuk ajang internasional level klub, dan Piala Konfederasi tahun ini, untuk ajang internasional level timnas. Tapi tentu saja adaptasi para pemain tidak secepat itu.

Seperti yang terjadi pada Pepe yang mencetak gol di menit 20 dalam laga Portugal vs Meksiko. Gol bermula dari tendangan Cristiano Ronaldo yang mengenai mistar dan memantul kepada Joao Moutinho. Sang gelandang yang melihat pergerakan Pepe, segera mengumpan, dan bola dituntaskan Pepe ke gawang Meksiko.

Piala Konfederasi 2017

Memang sang bek internasional Portugal sudah ikut bersama Real Madrid di Piala Dunia Antar Klub 2016 lalu. Namun, Pepe toh masih ‘gugup’ menghadapi VAR. Melihat bola masuk, yang pertama kali dilakukannya adalah merayakannya bersama rekan setim.

Di sisi lain, wasit yang memimpin laga, Nestor Pitana tampak berkomunikasi dengan para pengelola VAR untuk memastikan apa yang terjadi dalam gol tersebut, sah atau tidak. Wasit Pitana menghentikan laga selama hampir semenit sampai tim VAR menyatakan terlebih dahulu terjadi offside sebelum Pepe menjebol gawang Guillermo Ochoa.

Bukan sekali ini terjadi para pemain merayakan gol lebih dahulu sebelum wasit mengambil keputusan dengan VAR. Misalnya dalam laga Prancis vs Spanyol beberapa waktu lalu. Ketika itu Antoine Griezmann sudah kegirangan bisa menjebol gawang La Roja, sebelum melihat wasit tidak mengesahkan golnya.

Komentar Anda