Scroll to Top

Ditangkapnya Ikan Oarfish Majene Pertanda Akan Ada Gempa Besar?

By C Novita / Published on Monday, 19 Jun 2017

oarfish

Munculnya seekor ikan oarfish yang berhasil dipancing oleh seorang nelayan bernama Abdul Wais di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat menghebohkan warga setempat. Ukuran panjang ikan tersebut mencapai 3 meter lebih dengan bentuk tubuh mirip dengan ikan layur yang pipih.

Bedanya ikan oarfish siripnya berwarna merah sedang ikan layur siripnya putih. Ukuran ikan layur pun tidak sebesar ikan oarfish.

Mengapa menjadi heboh dan sempat menyebabkan warga takut adalah karena kemunculan ikan oarfish kerap dikaitkan dengan akan datangnya gempa bumi besar di sekitar daerah tersebut.

Nelayan percaya bahwa jika oarfish yang biasanya hidup di perairan dalam itu sudah muncul, maka bencana gempa ada kemungkinan terjadi.

Saat dikonfirmasi tentang nama ikan yang ditangkap oleh nelayan Majene itu, Rezky Eko Muliawan mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor tidak membantah.

“Dia disebut The Giant Oarfish, nama ilmiahnya Regalecus glesne,” ungkap Rezky dilansir laman liputan6.com.

Umumnya ikan tersebut hidup di kedalaman 1000 meter dari permukaan laut. Kemungkinan jenis ikan itu peka dengan pergeseran lempeng bumi sehingga naik ke perairan atas.

Satu jenis gempa yang bisa terjadi di dasar laut adalah bergesernya lempeng bumi yang memicu keluarnya karbondioksida. Bisa jadi akibat gas itu muncul maka habitat ikan oarfish terpengaruh.

“Gas itulah yang menyebabkan biota laut yang habitatnya di dasar laut kemudian sakit dan muncul ke permukaan laut bahkan ada yang mati hingga terdampar di tepi pantai,” tambah dia.

Hal yang sama pernah terjadi sebelum gempa besar di pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011, juga gempa yang terjadi di Haiti serta Cile 2010 lalu. Puluhan ikan oarfish terdampar atau ditangkap nelayan beberapa waktu sebelumnya.

 

 

 

Komentar Anda