Scroll to Top

Perangi Virus Zika, Induk Perusahaan Google Sebar Nyamuk Mandul

By C Novita / Published on Monday, 17 Jul 2017

nyamuk

Demi memerangi virus zika yang menyebar dengan bantuan nyamuk Aedes Aegepty, induk perusahaan Google yang bernama Alphabet melakukan riset dan membuat alat penetas nyamuk. Alat tersebut istimewa karena hanya menetaskan nyamuk dengan jenis pejantan dan mandul.

Jutaan nyamuk yang disebarkan setiap pekan tersebut tidak bisa membuahi nyamuk betina penyebar virus penyakit zika dan demam berdarah. Perusahaan Alphabet sudah melepas 20 juta nyamuk hasil rekayasa genetik itu di wilayah Fresno County, California.

Riset yang dilakukan induk perusahaan Google itu adalah jalan memerangi penyakit menular berbahaya yang saat ini sudah meresahkan beberapa negara yang terkena wabahnya. Dari hasil riset, dipastikan nyamuk betina tidak bisa menetaskan bibit nyamuk baru.

Dilansir laman futurism.com, proyek tersebut adalah uji lapangan terbesar yang berhasil digelar selama ini. 20 juta nyamuk jantan yang dilepas itu, menurut pihak periset, tidak akan menggigit manusia karena yang menggigit hanya nyamuk betina saja.

Alphabet hanya mendistribusikan alat tersebut ke wilayah yang membutuhkan saja, ungkap teknisi mesin penghasil nyamuk, Linus Upson.

“Mendistribusikannya ke mana mereka harus ditempatkan, dan mengukur populasi mereka,” jelas Linus.

Rekayasa pada populasi nyamuk ini diklaim tidak berdampak lingkungan sama sekali, sehingga akan terus dilakukan dan dikembangkan untuk mencegah penyakit berbahaya yang diakibatkan oleh nyamuk.

 

 

Komentar Anda