Scroll to Top

ISL: Arema Dipecundangi Sriwijaya FC, Persela Pesta Gol

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 08 Jan 2012

Setelah tertahan oleh Sriwijaya FC 1-1 pada Kamis lalu, Persela tampaknya tak ingin mengulang kejadian serupa. Menghadapi Persiram Raja Ampat, klub promosi yang kehadirannya terbantu oleh Kongres Bali, Laskar Joko Tingkir menggelontor gawang lawan lima kali.

ISL

Kiper Persiram, Ari Kurniawan, memulai pertandingan dengan trauma berlebihan. Menit 11, gawangnya sudah koyak oleh heading Roman Golian. Selang dua menit, giliran Gery Setia mencetak gol keduanya di ISL musim ini. Roman Golian kembali membawa Persela menjauh dengan tembakan di menit 16.

Persiram, klub yang terbobol 15 gol sebelum laga ini, semakin hancur ketika Mario Costas membobol gawang Ari Kurniawan di menit 33.

Okto Maniany dengan style rambut uniknya, sempat membuka harapan di menit 35. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Persela, eks pemain timnas U-23 menceploskan gol keduanya di ISL musim ini.

Namun, tak ada yang bisa menyelamatkan Persiram dari kekalahan. Babak kedua, Jimmy Suparno berhasil memperbesar keunggulan di menit 47. Pelatih Persiram, Bambang Nurdiansyah, akhirnya mencopot Ari Kurniawan. Posisinya diisi oleh Korneles Budam.

Hingga laga berakhir, skor tak berubah. Persela melesak ke papan tengah klasemen sementara pemain belakang Persiram tak akan pernah tidur nyenyak malam ini. Gawang mereka sudah terbobol 20 gol hanya dalam 6 pertandingan.

Persela: Choirul Huda, Fakturahman, Suroso, Roman Gulian, Taufiq Kasrun, Jemmy Suparno, Sukadana, Gustavo Lopez, Irsyad Aras (Satoshi Otomo ’85), Mario Costas (Zaenal Arifin 57′), Gery Setya (Rudi Widodo 69′).

Persiram: Ari Kurniawan (Korneles Budam ’50), Anda Hermawan, As’nun Alqadri, Kubay Qudian, Aidin Helmi, Sakai, Asmad, Oktovianus Maniani, Marthen Tao (Yance Yoe 25′), Nasution Karubaba, Jheong (Nehemia Salossa 78′).

Arema ISL Hancur

Dalam laga lain, Arema ISL dibuat tak berkutik oleh Sriwijaya FC. Babak pertama, begitu mudah Laskar Wong Kito menguasai duel di lini tengah.

Arema (2)

Hasilnya, Hilton Moreira menjadi pemain paling mengerikan bagi kiper Beni Yuwiwanto. Hilton mencetak gol pertamanya di menit 21.

Merasa belum cukup, kerjasama para penyerang Sriwijaya FC dengan cemerlang diselesaikan oleh Hilton di menit 37. Belum juga Arema mempersiapkan diri, Hilton kembali mengoyak gawang Beni di menit 39.

Arema memperkecil kekalahan di menit 62 berkat gol Arif Ariyanto. Di menit 67, Arema lagi-lagi mencetak gol melalui kaki Rodrigo Santoni. Hakim garis mengangkat bendera tanda off side meskipun dari tayangan ulang, posisi Rodrigo tidak demikian.

Menit 72, duo pemain asing, Marcio Souza (Arema) dan Lim Jung Sik (Sriwijaya FC) terlibat insiden kecil. Marcio sempat melancarkan pukulan kepada Lim, meskipun tak mengenai wajah sang pemain Korea. Beruntung wasit tak melihat kejadian memalukan ini.

Kejadian paling fatal adalah di menit 80. Tendangan kung fu Khusnul Yuli kepada Muhammad Ridwan hanya mendapatkan kartu kuning oleh wasit. Padahal, semestinya kartu merah yang dilancarkan.

Hilton Moreira benar-benar menjadi pahlawan SFC-Mania malam ini. Headingnya disambut oleh Keith Kayamba Gumbs yang dengan dingin menaklukkan Beni Yuwiwanto sekali lagi. 4-1 di menit 85.

Gumbs kembali mencetak gol di injury time sekaligus membawa dirinya ke papan atas top skorer ISL. Sementara, Sriwijaya FC pun bercokol di puncak klasemen dengan 13 angka.

Susunan Pemain

Arema: Yuwiwanto Beni, Kery Yudiono (Waskito Sujarwoko ’42), Charis Yulianto, Pierre Patrick Sem, Khusnul Yuli, Arif Arianto, Steven Lewis, Catur Pamungkas (Firmansyah Aprilianto ’54), Fery Aman Saragih, Marcio Souza, Rodrigo Santoni (Agung Suprayogi ’78)

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu, Mahyadi Panggabean, Thierry Gatushi, Nova Arianto (Ahmad Markus ’53), Supardi Nasir, Lim Jung Sik (Achmad Jufriyanto ;83), Ponaryo Astaman, Hilton Moreira, Firman Utina (Syamsul Bachri ’72) M Ridwan, Keith Kayamba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda