Scroll to Top

Cal Crutchlow: Jika Hujan, Aku Tak Mau Tampil di GP Austria 2017!

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 13 Aug 2017

motogp-gp-of-the-americags-2017-cal-crutchlow-team-lcr-honda

Cal Crutchlow, pebalap LCR Honda mengindikasikan bahwa dirinya akan menolak tampil di Grand Prix Austria pada Minggu (13/8) jika hujan lebat turun. Alasannya sederhana tapi sangat vital, yaitu ada sekian pembalap kekhawatirannya terhadap keselamatan meningkat, sembari mempertimbangkan kondisi trek di Red Bull Ring.

Dalam sesi latihan bebas Moto2 pada Jumat (11/8) lalu, Red Bull Ring diguyur hujan deras  di 10 menit pertama. Hal yang kemudian menyebabkan banyak kecelakaan di tikungan 1 dan 3, dua zona di sirkuit yang membutuhkan pengereman paling sulit. Ini sudah merupakan lampu kuning bagi sebagian pebalap.

Ini belum ditambah dengan faktor lain, yaitu pagar pembatas yang dekat dengan sirkuit di daerah tempat sebagian besar kecelakaan terjadi. Akibatnya, bisa saja kemungkinan terburuk tercipta di GP Austria mendatang. Dan hal ini bahkan menjadi catatan Cal Crutchlow, pebalap yang biasanya jago menghadapi trek basah.

Pria asal Inggris tersebut mengungkapkan bahwa sebelumnya dia sudah meminta paga pembatas dipindahkan lebih jauh dari sirkuit. Dan Crutchlow sedikit ‘mengancam, “saya berkata, jika hujan turun, maka saya tidak akan membalap di sana (Red Bull Ring). Saya tidak tertarik.”

Cal Crutchlow Bakal Ditendang Honda di MotoGP 2018 2

“Tidak ada ketertarikan karena ada pagar pembatas di mana-mana. Seperti yang Anda lihat, semua orang berpacu di trek lurus, lalu kami berbelok ke kiri dan masuk ke tikungan ke arah kanan. Ini konyol. Saya menyuruh mereka untuk memindahkan pagar pembatas mundur. Saya tidak tertarik untuk membalap dalam situasi hujan di sini. ”

Senada dengan Crutchlow, pebalap Pramac Ducati Danilo Petrucci mengatakan bahwa ia merasa trek Red Bull Ring adalah yang paling berbahaya di kalender MotoGP 2017 dengan catatan ketika hujan turun. Sementara Jonas Folger, pebalap Yamaha Tech 3 Jonas Folger, bahkan menyebut dalam kondisi normalpun, situasi tetap berbahaya.

“Bahkan dalam kondisi kering ban depan sudah terkunci sekian kali, lebih banyak daripada biasanya (di sirkuit lain). Sirkuitnya lebih licin (dibandingkan dengan yang lain).”

Komentar Anda