Scroll to Top

Asal Muasal Nasi Jagung Madura dan Resep Memasaknya

By C Novita / Published on Sunday, 13 Aug 2017

nasi jagung

Nasi jagung khas Pulau Madura banyak dijual di kawasan Jawa Timur, dengan rasa dan lauk pauk pelengkap lezat menggugah selera. Bagi yang belum terbiasa menyantap hidangan ini, mungkin akan merasa sedikit canggung saat mengonsumsinya. Namun nasi jagung ini menyehatkan dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang rendah.

Nasi jagung atau disebut nasek ampog dalam bahasa Madura, asal muasalnya dibuat karena berlimpahnya produksi jagung di pulau tersebut. Sementara produksi beras malah minim karena kondisi tanah yang kering.

Karena itu jagung hasil panen pun dikeringkan agar tahan lama, kemudian digiling agar hancur dan diolah sedemikian rupa bersama sedikit tambahan beras sehingga dapat dikonsumsi menyerupai nasi putih.

Di pedesaan Madura, nasi jagung malah tak diberi campuran beras sama sekali sehingga bentuknya tidak pulen melainkan ambyar.

Lauk pauk yang umum dikonsumsi bersama nasi jagung adalah ikan asin goreng tepung, sambal terasi, serta sayur oseng-oseng pedas ditambah dengan peyek.

Berikut ini cara memasak nasi jagung, yang dberi tambahan sedikit beras agar lebih lezat dikonsumsi:

Bahan

100 gr beras, cuci bersih

50 gr jagung kering yang sudah dihancurkan

500 ml air (atau sesuai kebutuhan)

Cara memasak:

Air direbus hingga mendidih, lalu masukkan jagung dan beras. Biarkan hingga air terserap oleh jagung dan beras. Jika sudah kering airnya, matikan api.

Siapkan kukusan dandang, beri air bagian bawahnya. Tutup dengan saringannya, lalu masukkan beras dan jagung yang sudah setengah matang di bagian atas saringan. Tutup rapat panci kukusan. Masak hingga 10-15 menit hingga air mendidih dan nasi jagung empuk dan matang.

Nasi jagung atau nasi ampog sudah matang, siap dikonsumsi bersama dengan lauk pauk lengkap. Selamat mencoba.

 

 

Komentar Anda