Scroll to Top

Pembeli Tiket Konser CNBlue Melapor Ke Polda Metro Jaya

By Andhika / Published on Monday, 09 Jan 2012

Seperti yang diberitakan Sidomi, konser CNBlue yang seharusnya digelar pada 26 November lalu telah dibatalkan oleh Starlight Management selaku promotor.

Para fans CNBlue yang telah terlanjur membeli tiket tersebut kemudian menuntut refund atau pengembalian uang tiket dari Starlight Management.

Namun setelah 2 bulan tidak ada kejelasan, para pembeli tiket yang merasa tertipu kini resmi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.

Melalui laporan yang diterima polisi pada hari ini (TBL/163/I/2012/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 9 Januari 2012) para korban diwakili oleh Putri Indah Purnama Sari mengadukan Starlight Management atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

“Kami adalah sebagian kecil dari 3.600 orang pembeli tiket konser CN Blue dengan range harga tiket yang dijual mulai Rp700 ribu sampai Rp4 jutaan. Kami mewakili 45 pembeli tiket yang tergabung dalam K-Popers. Total kerugiannya yang kami tanggung sekitar Rp40 juta”, ujar Putri.

Ditambahkan Putri,

“Sampai Januari ini uang kami belum dikembalikan. Kami sudah mendatangi kantor sekretariat di Komplek RS Fatmawati Blok A Nomor 36, Jakarta Selatan, yang katanya kantor sekretariatnya tapi ternyata fiktif. Ditempat itu hanya ada kursus musik milik Ananda Sukarlan”.

Putri sendiri mengaku merugi hingga 2,2 Juta Rupiah. Pasalnya Ia membeli hingga 2 buah tiket konser NCBlue yang masing-masing berharga 1,1 Juta Rupiah.

Sementara pada konferensi pers yang sempat digelar promotor beberapa waktu lalu, pembatalan ini terjadi karena kuota penjualan tiket yang tidak terpenuhi. Karena alasan tersebutlah, pihak CNBlue kemudian membatalkan konser mereka di Jakarta.

Namun apapun alasannya, yang jelas pengembalian uang tiket adalah hak dari konsumen. Bahkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) telah memberi komentar mereka tentang ini,

“Kalau sampai mengadakan acara secara massal kemudian batal, itu menunjukkan EO tidak profesional. Bila pengembalian uang tiket tidak tepat waktu, itu juga sudah masuk unsur penipuan, apalagi ini banyak orang yang dirugikan”, ujar salah satu pengurus harian YLKI.

Bahkan menurut YLKI, seharusnya Polisi sudah bertindak tanpa perlu menunggu laporan masuk terlebih dahulu,

“Penipuan itu kan termasuk pidana. Yang ditipu sudah massal, seharusnya tanpa ada laporan sudah bertindak”, jelasnya.

Para fans CNBlue kini tidak lagi berharap dapat melihat penampilan para pujaannya, mereka hanya berharap bisa mendapatkan kembali uang tiket yang telah mereka keluarkan,

“Saya sangat kecewa sekali, sebab tidak jadi melihat penampilan CNBlue. Untuk beli tiket saja, mau nggak mau ngorek uang tabungan”, ujar Putri menutup statementnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda