Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Bentrok dengan Madridista?

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 09 Jan 2012

Kekalahan Real Madrid di El Clasico Desember lalu ternyata membawa derita berkepanjangan bagi Madridista, fans Real Madrid. Kala itu, bermain sebagai tuan rumah, Los Blancos dipermalukan 1-3 oleh Barcelona.

Aksi Ronaldo

CR7 dianggap sebagai biang kegagalan oleh sekelompok Madridista. Menjadi tumpuan harapan untuk mengoyak jala Victor Valdes, Ronaldo justru melempem.

Bahkan, muncul pertanyaan tentang kelayakan Ronaldo memakai nomor 7. Sebelumnya, nomor 7 identik dengan Raul Gonzales dan Sang Pangeran Bernabeu memiliki kemampuan mencetak gol yang jauh lebih besar di El Clasico.

Lebih parah, CR7 cuma mendapatkan nilai 4 oleh fans Real Madrid sendiri dalam laga terpenting bagi Madridista. Apalah gunanya memenangkan La Liga tanpa menekuk Barcelona? Ibaratnya, ada satu komponen hilang dalam sebuah mesin juara.

Penampilan buruk Ronaldo itu tampaknya meninggalkan dendam berkepanjangan. Sekali saja CR7 salah, ribuan Madridista —di antara puluhan ribu lainnya— siap mencercanya. Kemarahan fans Los Blancos pun terulang pada laga Copa del Rey melawan Malaga pertengahan pekan lalu.

Ronaldo terlalu asyik berjalan-jalan bersama sang kekasih, Irina Shayk, di Madagaskar. CR7 juga sempat bermain dengan lumba-lumba. Hasilnya, ia datang ke ibukota Spanyol dengan keadaan tak prima. Real Madrid sempat tertinggal 0-2 dahulu di babak pertama sebelum pergantian jitu Jose Mourinho menyelamatkan muka Los Blancos.

Ronaldo menjadi salah satu dari sekian pemain yang ditikam Jose Mourinho dengan kata-kata pedas, “Jika saya bisa mengganti 11 pemain di babak pertama, saya akan melakukannya.”

Mou mengucapkan hal itu untuk memotivasi pemainnya tampil lebih. Namun, ribuan fans Madrid tak bisa berpikir seperti sang pelatih.

Bagi mereka, seorang pesepakbola, apalagi ikon klub, pantang melakukan hal-hal konyol atau bermain buruk karena kebanyakan liburan. Maka, ketika biasanya pemain lawan yang disoraki, CR7 yang dianggap egois dan seenaknya sendiri, menerima sedikit gertakan dari sebagian kecil rakyat Santiago Bernabeu.

Hasilnya, Ronaldo ngambek. Dalam laga melawan Granada, ia memang menciptakan gol. Namun, tidak ada perayaan. CR7 menunduk dan berlalu begitu saja ke tengah lapangan. Xabi Alonso dan Hamit Altintop yang hendak memberinya ucapan selamat pun tak dihiraukan.

Aksi Ronaldo 2

Madridistas pun terbelah dua. Ada yang menyatakan, sikap Ronaldo sangat kekanak-kanakan dan jauh sekali dari kriteria pemain bintang. Ada pula yang menyatakan, 5000 penonton Santiago Bernabeu (yang mencemooh Ronaldo) ibarat berasal dari negara antah berantah yang tak mau peduli keadaan seorang pemain.

Seorang Cules yang menampilkan pendapat di Marca pun berkata, “Lionel Messi pernah bermain buruk tapi kami tidak menghukumnya.”

PR besar untuk 6,25% penghuni Stadion Bernabeu dan PR besar pula untuk pemain yang tampan, kaya, dan rajin mencetak gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda