Scroll to Top

Real Madrid Memakai Tiga Gelandang Bertahan Saat Melawat ke Malaga?

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 10 Jan 2012

Jadwal setan Real Madrid di bulan Januari sudah dimulai. Los Blancos memenangi 2 partai awal dengan mencetak 8 gol. Namun, Malaga yang akan dijumpai 11 Januari 2012 pukul 04.00 WIB mendatang, sama sekali tidak bisa dianggap remeh.

Tiga gelandang bertahan

Malaga cukup mencetak 1 gol saja untuk bertahan sepanjang pertandingan. Asalkan menang 1-0 atau 2-1, klub kaya baru inilah yang akan melenggang ke perempat final dan kemungkinan besar bertemu Barcelona.

Wajar kalau Jose Mourinho mengirimkan alarm khusus untuk pasukannya, “Kami akan mencoba menang esok, seperti yang biasa kami lakukan. Jika Anda hanya mengincar hasil imbang dan terbobol satu gol, tim Anda gugur. Kami akan memakai sistem yang biasa, kami akan bermain seperti dalam dua musim terakhir.”

Satu yang paling mungkin dicoba Mourinho adalah sistem tiga gelandang bertahan. Sistem ini terbukti ampuh dalam perjalanan Los Blancos merengkuh Copa del Rey musim lalu. Ya, dalam tiga partai tandang terakhir di Copa del Rey tahun 2011, ketika Mou memakai trio peredam lini tengah, Madrid selalu menang dengan skor 0-1.

Skema unik ini dimulai dalam laga melawan Atletico Madrid di perempat final Copa del Rey 2010/2011. Kala itu, Marcelo didorong ke depan untuk mengisi gelandang bertahan kiri. Ia ditriokan dengan Xabi Alonso dan Sami Khedira. Hasilnya ampuh, Real Madrid memenangi laga dengan skor 0-1. Los Blancos lolos karena di leg pertama di Santiago Bernabeu sudah unggul 3-1.

Formasi tiga gelandang bertahan kembali dicicipi Mou dalam laga semifinal menghadapi Sevilla. Di Ramon Sanchez-Pijzuan, pilihan jatuh pada Sami Khedira, Xabi Alonso, dan Lassana Diarra, tiga pemain yang memang bermain di posisi tersebut. Lagi-lagi, Madrid mampu menang 0-1.

Terakhir, menghadapi Barcelona di Mestalla. Cara serupa dipakai. Pepe-Khedira-Xabi sukses meredam eksplosivitas lini tengah Barcelona. Meskipun Barcelona lebih mendominasi permainan, Madrid tahu cara bermain lebih efektif. Kali ini giliran Ronaldo yang menentukan prestasi Los Blancos dengan headingnya di babak perpanjangan waktu.

Musim ini, tiga gelandang bertahan juga bukan barang baru bagi Jose Mourinho. Ia beberapa kali melakukan percobaan unik ini. Termasuk ketika menekuk Valencia 2-3 di laga tandang.

Akankah Mou menerapkan formasi bertuah ini? Anda bisa menyaksikannya di TVOne pagi hari mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda