Scroll to Top

Harga Mobil Pedesaan Bisa Lebih Murah dari Kendaraan LCGC

By Ilham Choirul / Published on Monday, 04 Sep 2017

mobil pedesaan

Selain mobil low cost green car (LCGC), kendaraan lain yang bakal bisa dimiliki dengan harga terjangkau adalah mobil pedesaan. Bahkan, nanti harga jualnya mungkin bakal lebih murah dari mobil LCGC. Untuk menekan harga, Kementerian Perindustrian (Kemenprin) sedang mengusulkan kepada Kementrian Keuangan (Kemenkeu) agar diberikan insentif khusus pada mobil pedesaan.

Saat ini konsep produk dan proses pengembangan mobil pedesaan sudah rampung. Salah satu poin kebijakannya yaitu menjadikan pajak penjualannya nol persen. Hal yang sama telah dilakukan pada pada mobil LCGC saat ini.

“Salah satu usulan kami adalah pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 0 persen. Kalau low cost green car (LCGC) saja bisa 0 persen, harusnya kendaraan pedesaan juga 0 persen,” kata I Gusti Putu Suryawirawan selaku Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, seperti dikutip laman Okezone.

Jika telah diterapkan PPnBM 0% bagi mobil pedesaan, maka harganya dapat di bawah mobil LCGC. Sebagai perbandingan, saat ini LCGC termurah adalah Daihatsu Ayla yang banderolnya Rp 92,55 juta. Jika mobil pedesaan jadi rilis tanpa dikenakan PPnBM, harganya bisa di bawah Ayla. Kapasitas mesinnya di bawah 1.000 cc

“Dengan kapasitas mesin di bawah 1.000 cc, kendaraan ini akan dijual lebih murah dari LCGC, di bawah Rp100 juta,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

Kemenperin sudah menguji mobil konsep dari mobil pedesaan. Beberapa jenis tesnya adalah pegujian keselamatan yang dilakukan di Balai Pengujia Laik Jalan Jalan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan, hingga pengujian emisi di Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BPPT).  Kemenperin turut mengajak Institut Otomotif Indonesia (IOI) untuk pengembangan prototype yang memenuhi kaidah-kaidah manufaktur sehingga dapat diproduksi.

Komentar Anda