Scroll to Top

Menguap Itu Menular. Melihatnya Saja Bisa Bikin Kamu Ikutan

By Ilham Choirul / Published on Monday, 04 Sep 2017

menguap

Menguap adalah reaksi alami tubuh untuk menyikapi berkurangnya asupan oksigen di dalam darah. Saat menguap terjadi, tubuh akan kembali mendapatkan oksigen dalam jumlah cukup banyak. Seringkali peristiwa ini muncul sewaktu seseorang mengalami kelelahan dan mengantuk. Tahukah Anda? Sekalipun menguap bukanlah salah satu jenis penyakit, tapi ternyata bisa menular loh.

Hal ini dibahas dalam studi yang dilakukan peneliti dari Universitas Nottingham, Inggris. Peneliti menemukan terjadi respons pada bagian yang mengatur fungsi motorik sehingga seseorang jadi ingin menguap tatkala melihat orang lain di sekitarnya sedang menguap. Korteks motor utama ikut berperan pada beberapa keadaan sepeti sindrom Tourette.

Penularan pada waktu menguap dapat dimasukkan ke dalam bentuk umum echophenomena. Ini ada kondisi seseorang yang secara otomatis melakukan peniruan kata-kata maupun tindakan dari orang lain. Dikutip dari BBC, echophenomena masuk dalam sindrom Tourette. Epilepsi dan autisme juga termasuk dalam sindrom tersebut.

Studi ini membuktikan adanya echophenomena pada waktu menguap dengan melibatkan 36 sukarelawan. Mereka dimonitor otaknya dengan menyaksikan satu sama lain yang menguap. Dari situ diketahui, melihat orang menguap dapat memberikan dorongan pada seseorang untuk melakukan hal serupa. Rangsangan untuk menguap dipengaruhi respons korteks motor utama pada setiap orang. Kerja dorongan di korteks motor dapat meningkat melalui stimulasi magnetic transkanial (TMS) eksternal. Dengan begitu saat menguap dimungkinkan terjadi “penularan”.

Komentar Anda