Scroll to Top

Siapa Juara MotoGP 2017? Peluang Marquez vs Dovizioso Masih 50:50

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 06 Sep 2017

Marc Marquez Pimpin Klasemen MotoGP 2017 Awalnya Itu Mustahil!

Siapa juara MotoGP 2017? Jika pertanyaan itu dilontarkan kepada mantan pebalap Loris Reggiani, jawabannya adalah antara dua ‘tokoh utama musim ini’. Yaitu, Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda). Menurut Reggiani, peluang kedua pebalap ini sama kuat alias 50:50.

Perubahan besar terjadi di klasemen MotoGP 2017 sejak Grand Prix Inggris. Andrea Dovizioso berhasil menggeser Marc Marquez di puncak dengan perbedaan sembilan poin. Dovi tidak disangka-sangka mampu memenangi empat balapan musim ini; lebih banyak daripada Marquez yang hanya tiga kemenangan.

Untuk pertama kalinya setelah sekian tahun berlalu, ada pebalap non Honda dan Yamaha yang berpeluang menjadi juara dunia. Sementara Maverick Vinales, Valentino Rossi (keduanya Movistar Yamaha) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) malah terpatri di lima besar. Pertanyaan terbesar adalah, mampukah Dovi mempertahankan posisinya di sisa enam balapan lagi?

Terkait hal ini, Loris Reggiani menuturkan kepada GPOne, saat ini ada dua pebalap terkuat yang bakal bertarung sampai sisa musim. Dovizioso dengan keunggulan sembilan poin memang masih di atas. Tapi, Marquez sang juara bertahan juga masih sangat potensial untuk menggesernya.

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2017 Marc Marquez Pole (2)

Reggiani menyebut, “Sejak awal musim sampai beberapa hari lalu, saya akan berkata, Marc Marquez 100% (juara). Sekarang, mengingat sukses Dovizioso (meraih empat kemenangan), saya kira mereka akan memiliki peluang juara masing-masing sebesar 50% dan akan bersaing sampai balapan terakhir.”

Selama ini, motor Ducati dianggap hanya bisa berpacu di sirkuit yang lebih banyak trek lurusnya. Namun kemenangan Dovi di Mugello dan Silverstone menunjukkan adanya perubahan besar dari motor tersebut.

Menurut Reggiani, bukan semata-mata motor Ducati yang berkembang. Pendekatan sang pebalap Italia yang dikenal sebagai juru taktik juga luar biasa, Kemudian, bicara soal balapan di Misano pada Minggu (10/9) mendatang, Reggiani mendukung Andrea Dovizioso untuk meraih kemenangan.

“Dovizioso mendapatkan kepercayaan diri dan agresi yang belum pernah dimiliki sebelumnya. Dia juga lebih punya keyakinan pada motornya. Kemajuan ini akan membantunya di sisa kompetisi, terutama di sirkuit-sirkuit yang biasanya dia tidak kencang di masa lalu.”

“Saya memperkirakan sebuah motor merah (Ducati) akan kencang (di GP Misano), bahkan menang karena itu adalah balapan kandang mereka. Sayang sekali Valentino tidak bisa tampil, tapi kita (orang Italia) bisa berharap pada Dovizioso.”

Komentar Anda